Narasumber : Titah Haritul
Ketua Pelaksana : Dina Aprilia
Moderator : Ubay Hermansyah
Notulensi : Ratih Listyorini
Ketua Pelaksana : Dina Aprilia
Moderator : Ubay Hermansyah
Notulensi : Ratih Listyorini
Moderator: Beasiswa apasih yang mba titah dapet itu?
Pemateri : Saya penerima beasiswa Regional Emilia Romagna dg
singkatan beasiswa Er Go (dari
pemerintah Italia)
Moderator: Woww sangat keren mba kita yang satu ini ya
Waktu itu mba dapet beasiswa itu jalurnya gimana
Dan apakah ada persyaratan khusus?
Pemateri : halo semuanya. Beasiswa ergo itu ?
Disini saya jelaskan beasiswa ada 3
1. Beasiswa Pemerintah Luar Negeri/ MAECI
2. Beasiswa Kementrian Pendidikan
3. Beasiswa Regional/Er Go (berdasarkan pendapatan pajak
pada setiap regional)
Cara mendapatkan:
1. LOA
2. Motivation Letter
3. EILTS
4. Transkip Ijazah
5. Lampiran data keluarga
Moderator: Oke ka jadi biasanya waktu pendaftaran itu berkisar
misal dari bulan apa sampai apa ataukah hanya di satu bulan
Pemateri : bulan juni- awal agustus digabung dengan mahasiswa
loka
Metode dokumen perlu dilegalisasi (stempel) kemudian
diterjemahkan
Pengumuman agustus akhir-september awal
https://www.er-go.it/index.php?id=5964
Moderator: Dan ini ka kita pengen tau juga Kaka itu ngambil
jurusan apa?
Pemateri : Green
Economy and sustainability
Moderator: Bagaimana kehidupan mba titah di Italia?
Pemateri : baik- baik aja. Jauh lebih baik dalam segi kehidupan,
tingkat pengangguran minim, dan imigran tidak banyak.
Moderator: Apakah ada kesulitan apalagi yang khususnya beragam
muslim?
Pemateri : mungkin lebih dalam adanya masjid, hanya ada masjid
yang hanya untuk laki- laki
Moderator: Dan biaya hidupnya juga kira2
Pemateri : Klu Di
wilayah Emilia (klu tdk Lulus
beasiswa atau tdk dpt/mengambil
benefit Asrama regional) apartemen
sekitar 250-350€/ bulan.
Makan : klu
masak (ayam 1* seminggu) dan kadang
daging, sayur, beras, cemilan, dll
200€
Biaya potong
rambut temrurah 10-15€
Biaya
makan Di resto :12-35€
Biaya lain2:
pulsa, fotokopi, nongkrong 100€
Moderator: tips tentang
biaya hidup, cara mendapatkan beasiswa, bagaimana berkomunikasi dengan orang di
daerah sana dan lain sebagainya ka
Pemateri : mulai mempersiapkan dari sekarang (univ mana yang
diinginkan), (jurusan apa yang diinginkan). persiapkan motivation letter yang
terbaik, dikoreksi berkali- kali, sejajar dengan bahasa inggris, baca isi
website dengan teliti.
Moderator: Oke ka saya ada beberapa pertanyaan dan Kaka tolong
untuk jawab cepat
Jadi tajir di Italia atau jadi orang biasa2 saja di
Indonesia?
Pemateri : Tajir
Di italia
Moderator: Jadi pengusaha atau kerja di sebuah perusahaan?
Pemateri : Pengusaha
Permaculture
Moderator:
1. Alasan kuliah ke Eropa???
2. Kesulitan apa saja yang pernah dialami saat kuliah
di Eropa?
Pemateri :
1. Krn
jurusan terkait permaculture ,
renewable energy, sustanbility pada bidanh2 Marine, Anima husbandry n sejenisnya
lbh applicable di eropa. terbaik dari segi penerapan kehidupan
sehari2 berasal dr eropa
2. Mendapatkan
apartemen
Moderator: saya dulu pernah mengikuti beasiswa Pasch dari Jerman
untuk tiga minggu waktu sma,tapi saya gagal di tes berbicara.Yang saya ingin
saya tanyakan yaitu kan saya jadi minder gara2 gagal itu jdi saya udah gk mau
belajar bahasanya lagi,nah gmana sih supaya saya dapat semangat lagi untu
belajar mengejar beasiswa yang serupa gtu
Pemateri : mungkin belum pasti kamu gagal dalam tes berbicara.
Bisa dengan persiapan yang matang, penempatan kosa
kata yang pas dalam interview, tenang, menatap mata dalam interview, berusaha
tersenyum dan dengan suara yang lantang.
Moderator: bang kok bisa sih bang kak titah lulus di italy?
Pemateri : percaya diri, tersenyum, dan tidak tergesa- gesa
dalam bertanya pada peserta yang telah melakukan wawancara
Moderator: ingin nanya ke mba tita , alasannya dia Kuliah di
Italia knp? Apakah universitas Di Indonesia kurang bagus atau apa sehingga
harus ke luar negeri dan apakah mba tita pernah gagal di terima di universitas
ternama ?
Pemateri :Tentu.... Namanya
jg manusia. Saya tdk lulus
IPB waktu S1. Tp prinsip saya 'klu tidak
berjodoh waktu S1, kan
masih Ada S2, klu masih
blm Lulus kan saya bisa
daftar waktu S3, Kline saya tidak
/blm reski Begabung
sebagai. Mahasiswa Di univ
ternama di Indonesia, MAKA
Universitas tersebut sedang menunggu
kepulanggan saya utk Jadi Dosen
disana'.. Saya bukan tipe pesimis ketika
punya Impian. To memang saya tdk memiliki
byk mimpi. Saya fokus saja dlm
hati atas apa yg
saya inginkan. Yah, Peking dibilang
'harus Sadar, berpijak ke
bumi, jgn terlalu mengkhayal
dan berbagai pernyataan
lainnya '..
Well itu
biases. Dibilang Gila Krn berpikir ke Eropa juga sudah Biasa. Saya
tdk peduli.
Saya ingat,bahwa impian kamu
gk akan terwujud
sblm kamu benar2 dianggap gila oleh org
disekitar kamu.
Itu yg saya
tanamkan dlm dir.
Moderator: Mohon maaf untuk teman2 yang sangat antusias untuk
bertanya, namun dikarenakan keterbatasan waktu maka saya cukupkan sampai
disini.
Pemateri : Semangat buat
teman2 semuanya.
Jangan
menyerah apapun impian kalian.
Klu nanti
sudah dpt kuliah
di luar negri, jgn
lupa tanah air (ttp
kobtribusi dlm berbagai Cara)
Jgn lupa follow IG:
PPIDK Amerop
PPI Italia
Dan berkunjung
Lee website : it.ppi.id
Amerop.ppi.id
Disini ada panduan
beasiswa jg. Jd jgn
malas berkunjung, jgn sedih
klu DM atau email
blm Dibalas. Karena apa yg
kln lihat ttg
kami yg sdng belajar
Di luar negri,
tak selalu indah kok sprt di
IG 😊😊
Karena
kalian bisa bertanya
Dan diarahkan ke
Link Website PPI Negara t4 kln
mencoba beasiswa.
Rajin
Membaca.. Wajib
Moderator: mau
tanya gimana meyakinkan ortu kak titah dulu?
Pemateri : 1) Doa--krn saya
menyebut berkali -Kali /
bertahun-tahun... Saya mau sekolah ke
Europa, tiap telpon
yg saya bahas adalah
saya lg less bahasa inggris, lg ke gramedia baca
buku ttg tips lolos
beasiswa, lalu saya
coba beasiswa ke negara A,
B, C, dst...
Jet ibu
saya mungkin awalnya :
1) tdk Setuju
2) mgkn
bosan dengarnya
3) pasrah
Krn kegilaan saya
tdk bisa di
stop
4) saya Minta Di doakan terus walau ibu
saya menolak
Intinya,
saya kekeuh
Moderator: Izin bertanya kak. Kesulitan apa saja yang kakak alami
saat kuliah di Eropa?
Pemateri : Sebetulnya 1 pertanyaan saya sudah terjawab, tapi ada
1 hal lagi yaitu, bagaimana karakter pelajar lokal dan dari negara" lain?
Apakah mereka sangat pekerja keras & disipilin? Lalu apakah ketika sudah
mendapat beasiswa, nilai kita tidak boleh turun? Seperti beasiswa pda umumnya
di Indonesia kan nilai tidak boleh turun, apabila turun maka akan di cabut.
Terimakasih
Pekerja keras
dan Super disiplin. Misal di italia. Teman
saya bisa mabuk2 sampai
Jam 4 pagi, the klu pagi jam 8 ada
kelas dan mereka
anggap penting, walau mereka lagi
teler, mereka akan masuk kelas.
Mereka tdk suka memberi alasan /ngeles.
Klu mereka tdk
suka dg
suatu pelajaran, mereka tdk mau masuk kelas. Tp mereka ttp
ke kampus Dan belajar
di perpustakaan
Sabre dan
minggu, kami ttp Di perpustakaan .klu Hari
biasa perpus buka sampai Jam
12 malam. Sabtu dan minggu buka
sampai Jam 8 malam.
Masyarakat sadar pendidikan n belajar
adalah prioritas. Jd tdk ada
cerita hari minggu ke mall.
Krn semua toko
ditutup hari minggu. Jd kami
belajar biasanya.
Setelah dpt beasiswa.. Ada
standar nilai yg harua dijaga. Klu tdk achieve,
otomatis tahun kedua tdk dpt beasiswa lg
Habis kelas,
teman2 saya selalu ke
perpus... Padahal terkadang saya
ingin nongkrong die kafe
dan ngobrol.
Tp teman2 saya
bilang, hari masih sore..jd kita
harus belajar.
Klu mau Main
/nongkrong, mereka mulainya Jam 10 malam. Ntah di
Bar atau berkunjung
ke apartemen mereka utk
makan malam (makan. Malam di Italia dimulai plng cepat
jam 8, standarnya jam 9).
Moderator: Kak kalau tadi kakak bilang kakak lagi menempuh
pendidikan di Italy dan German, nah kalau yg seperti itu mesti bolak balik du
negera itu kah?
Pemateri : Tdk... Saya
dapat outstanding grade
waktu semester 1. Sehingga pada Awal
sem 2, ada pembukaan
beasiswa yg di
danai oleh EU 28. Namanya erasmus+
(negara2 eropa 28 negate, salah
satunya Jerman) dan
Atlanta (negara diluar EU 28, saya
memilih jepang)
Saya tes lagi, buat
motivation letter, interview,
dll. Dan dinyatakan lulus.
Sehen saya
ttp dapat beasiswa
italia dan semester ini
dpt tambahan beasiswa utk
mobility ke jerman
n akan dpt utk
ke Kupang.
Kendalanya,
saya belajar lbh
keras lg, berpindah2 she barang, urus imigrasi, residence dll
yg ribet.
Moderator: Gimana rasanya kak rasanya jadi muslimah minoritas di
Eropa?
Pemateri : Biasa aja.. 2
minggu Awal memang
semua mata tertuju dan saat
sholat di Korridor mgkn
byk yg lihat atau foto..
Tp logika saya,
itu aneh versi
mereka. Saya jg aneh lihat org
hobi ciuman walau dalam kampus
dan bawa anjing
atau serigala anjing ke
kelas.
Jd prinsipnya, segala
sesuatu yg tdk
tertuang di peraturan, bebas dilakukan
di italia.
Well, dikelas
saya terbiasa she lukisan
org telanjang, di jalan2 saya terbiasa
she org2 yg seakan2 serasa dunia
milik berdua
Saya? Tdk
peduli 😂😂😂
Bukan
urusan saya dan saya
dk bisa melarang.
Tp saya memperlihatkan ke
teman2 saya tdk biasa dg
budaya tersebut n tdk bisa mengikuti. Saya cuma harus jujur dlm berpendapat
n mereka menghargai.
Sprt kita Joe harus menghargai mereka

Comments
Post a Comment