NOTULANSI SEMINAR ONLINE YBM BRI
(Menggapai Asa Bersama YBM BRI)
08 Agustus 2020 Pukul 19.00- 21.00 WIB
Pemateri : Kafa 'Aisyana Ni'mah
Moderator : Lusyiana Dewi Ni geum
Assalamualaikum, selamat malam teman-teman. gimana kabarnya semua? Semoga senantiasa baik yaa.
Perkenalkan, saya lusy yg akan menjadi moderator seminar online PPM pada malam hari ini.
Pasti udah pada ga sabar kann?
Nahh, langsung aja kita mulai yaaaa.
Berikut akan saya kirim CV dari pembicara kita malam ini, kak Kafa 'Aisyana Ni'mah. silahkan dibaca dulu yaa, saya beri waktu 10 menit untuk membaca CV☺️
Pemateri: Selamat malam, teman-teman PPM!
Semoga berkenan ya, dengan pemaparan dari saya selama online seminar ini nanti:)
Tak kenal maka kenalan,
Panggil saja Kafa, mahasiswa baru naik semester tiga (3). Tepatnya mahasiswa di Departemen Teknik Geofisika ITS Surabaya. Salam kenal ya, semua!
Kalau sudah kenal saya, selanjutnya kita akan kenalan sama yang membuat saya mengisi seminar ini aja ya, Smart Scholarships.
Moderator: teman-teman disini mungkin belum tau mengenai beasiswa YBM BRI secara jelas kak
Pemateri: Awalan yang bagus....
Ibarat mau lamaran, harus tau dong siapa yang mau dilamar?
Sama halnya dengan hunting beasiswa, teman-teman!
Kita perlu cari tau apa beasiswa yang akan kita lamar, siapa si empunya.
Smart Scholarships merupakan salah satu program beasiswa dari yayasan dibawah BRI, tepatnya Yayasan Baitul Maal (YBM) BRI.
Smart Scholarships ini adalah beasiswa yang ditujukan buat mahasiswa S-1 dari PTN Mitra YBM BRI , tepatnya mereka yang berada di tahun pertama a.k.a maba.
Jangan berhenti di sini, baca sampai usai ><
Heem, kenapa maba?
Karena ini adik dari beasiswa YBM BRI lainnya, yaitu Bright Scholarships. Nah, next year kalau udah jadi Smarter (sebutan awardee Smart Scholarships), bisa lanjut jadi awardee Bright Scholarships, tetap dengan memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku.
Jadi, YBM BRI itu yayasan yang punya banyak program kemanusiaan dan pembinaan.
Anak perusahaan dari BRI (Bank Rakyat Indonesia).
Begitu singkatnya.
Moderator: apa saja persyaratan dari beasiswa yang kaka terima ? Dan kapan timeline pendaftarannya ya?
Pemateri: Pertama tentunya harus berstatus mahasiswa tingkat pertama ya, seperti yang sudah aku sebutkan di atas dan pastikan kamu berada di kampus mitra YBM BRI. Tak ketinggalan, beasiswa ini dibuka hanya untuk mereka yang berkewarganegaraan Indonesia (WNI) dan merupakan muslim/muslimah. Satu lagi kriteria calon awardee, yaitu memiliki IPK minimal 3,00.
Poin plus dari beasiswa ini adalah tetap membuka kesempatan bagi para penerima manfaat program bidikmisi. Tetapi, tetap memperhatikan kebijakan dari kampus masing-masing ya, apakah diperbolehkan mendapat beasiswa lebih dari satu(?). Khusus bidikmisi saja. Jadi, pendaftaran kembali tidak berlaku bagi mereka yang sudah menerima beasiswa dari lembaga lain.
Apakah bisa dipahami dengan cukup jelas?
Kalau kamu sudah berhasil menyeleksi mandiri diri kamu dan menyatakan diri terkualifikasi sesuai dengan kriteria calon awardee, nggak perlu ragu buat coba daftar beasiswa ini, ya!
Lalu siapkan berkas seperti di bawah ini
CA-SMARTER STARTER KIT
1. Transkrip semester 1 & Kartu Rencana Studi (KRS) semester 2. Iya, jadi beasiswa ini akan membuka pendaftaran di semester 2. Mengingat kembali jadwa KRS-an tidak sama antar kampus satu dengan yang lain, KRS bisa digantikan dengan Surat Keterangan Aktif Mahasiswa (note: yang ini bisa dengan mudah minta ke bagian administrasi kampus/ lewat sistem online kampus, kok)
2. Slip pembayaran UKT. Bagian ini bisa berupa screenshots tagihan, apabila slip yang dimaksud tidak ketemu juga. Intinya, YBM BRI ingin tahu kebutuhan kamu dari sisi biaya perkuliahan.
Piagam penghargaan/ sertifikat lainnya. Nah, buat menambah value diri kamu, jangan lupa lampirkan piagam ataupun sertifikat yang kamu punyai. Namanya juga usaha, bisa coba input piagam/ sertifikat apapun yang menyatakan keikutsertaanmu dalam suatu ajang/organisasi/kepanitiaan. Sebagai pemenang/partisipan, tidak perlu kamu berat memikirkannya, biarlah pihak YBM BRI yang memberikan penilaian.
Kalau cerita soal tahap ini ya, itu udah gitu aja, khususnya untuk poin 1 dan poin 2. Bisa berbuat apa coba sama kenyataan IPK kita, sama uang UKT yang emang harus kita bayarkan tiap semesternya? Nggak bisa diubah-ubah kan, teman-teman? Kuncinya tinggal jujur, karena kejujuran membangun diri kita jadi pribadi yang punya integritas. Tawakkal? Belum sampai.. Masih ada poin 3.
Ya, di poin 3 ini barulah kita bisa mengusahakan semaksimal mungkin. 'nyerah' namanya kalau belum usaha maksimal udah ngomong 'tawakkal'.
Iya, bunyinya memang piagam/sertifikat, tapi tidak menutup kemungkinan surat keterangan bisa menjadi poin tambahan teman-teman. Mungkin ada beberapa teman-teman yang pernah tergabung dalam organisasi atau kepanitiaan, sedangkan piagam/sertifikat keikutsertaannya belum dikeluarkan. Bisa nih, teman-teman mencoba berkomunikasi dengan pihak terkait, untuk menyegerakan pemberian sertifikatnya, atau menuliskan surat keterangan misalnya(?).
Adalagi, teman SMARTER ku yang juga menginputkan sertifikat kepesertaan seminar dan/atau talkshow. Jadi, jangan mager buat ngumpulin lagi berkas-berkas semacam itu.
Hmm, dari masa SMA? Bisa banget, apalagi sebagai mahasiswa tahun pertama. Tapi kalau dirasa udah cukup dengan pencapaian-pencapaian di semester 1, nggak masalah juga:)
Tapi ya, sekali lagi: namanya juga usaha. Kata pepatah, usaha tidak akan pernah mengkhianati hasil, kan?
FUN FACT: Teman SMARTER ku ada juga yang cuman input 1 sertifikat kemarin - karena pandemi tak terduga ini, sertifikat dan berkas lainnya belum didokumentasikannya dan tertinggal di tanah rantau.
TO DO: nggak boleh mager nge-dokumentasi berkas penting dan menyimpannya di drive:)
Iyap teman Smarter, jadi betul dia juga diterima pada akhirnya, walaupun hanya satu sertifikat yang dilampirkan saat mengisi form online. Kok-bisa?
Karena tahapannya nggak cuman sampai di situ, teman-teman. Ini baru tahap pertama, pemberkasan.
Kalau membicarakan timeline, bisa kita lihat bersama ya, akan di buka di semester 2.
Tahun ini, dibuka mulai April dan hanya sekitar 2 pekan rekrutmen berlangsung.
Tahapannya sangat beruntun, sehingga teman-teman sangat disarankan mengikuti sosial media @ybmbri.
Mei, masuk ketahapan interview. Juni, sudah pengumuman akhir.
Karena merupakan program baru, Juli pun diselenggarkan launching Smart Scholarships YBM BRI 2020.
Berikut Ragam pertanyaan yang harus dijawab;
1. Data diri (persiapkan segala informasi seputar diri yang mungkin ditanyakan, seperti NIK misalnya)
2. Keuangan (sejujurnya kulupa-lupa ingat, tetapi yang jelas teringat ditanya nominal UKT yang harus dibayarkan. Mempersiapkan segala kemungkinan bukan hal yang salah kan, seperti menyiapkan informasi pendapatan orangtua misalnya)
3. Latar belakang keluarga (kolom ini tempat kamu bebas menjelaskan dari keluarga mana, seperti apa, berapa bersaudara juga bisa ditanyakan)
4. Alasan mendaftar Smart Scholarships (pastikan kamu bukan hanya ikut-ikutan ya, mendaftarnya)
5. Seputar Diri (berbeda sedikit dengan data diri, di sini akan ada pertanyaan-pertanyaan yang lebih mendalam mengenai personaliti teman-teman, misalnya: kelebihan dan kekurangan, rutinitas baik apa yang ingin dipertahankan, dsb)
6. Kontribusi (awardee bukan hanya penerima manfaat tunjangan prestasi teman, kamu akan ditanya apa kontribusi yang akan kamu lakukan untuk Indonesia dan khususnya YBM BRI sebagai penyalur beasiswa)
7. Penegasan ulang; Alasan kenapa YBM BRI harus menerima kamu sebagai salah satu awardee (buat mereka yakin dengan alasan yang sudah kamu paparkan sebelumnya, rencana bentuk kontribusimu, dan tetap jujur ya~
NOTES:
-Pengisian form di laman ybmbri.org,
-Pengiriman berkas dilakukan melalui email dengan email tujuan yang berbeda untuk masing-masing kampus.
-Informasi lengkapnya bisa dilihat di laman yang sama seperti laman pengisian form pendaftaran (ybmbri.org)
Moderator: Baik kak, jadi itu baru tahapan pertama, nah tahapannya apa saja setelah itu kak?
Pemateri: [Intro]
Untuk pembukaan Smart Scholarships tahun pertama ini, akumulasi nasional menunjukkan sekitar 12.000 orang mendaftar. Nah, supaya tidak ketinggalan informasi dan pengumuman, kita harus ikuti minimal social media YBM BRI, kalau jarang ngecekin website.
Hehe, jangan lagi mikirin "duhh followingku lebih banyak dong dari followersku", yaa kalau memang ada banyak yang jadi interestmu, nggak masalah dong:D
BACK. Bagi yang lolos seleksi pemberkasan online, akan diumumkan dan dibuatkan grup tempat penjadwalan interview akan diinfokan. Waktu itu, aku masuk grup Calon Smarter ITS, sebelum akhirnya lolos dan bergabung bersama Smarter UNAIR.
Dan tibalah pada sesi interview, online tentunya, karena masa pandemi seperti sekarang ini.
Kalau cerita interviewnya, sebagai gambaran buat teman-teman....
Ini pertama kalinya buat aku nih, teman-teman. Menjalani interview dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Overall, 7 menit selesai. Apa yang ada di benak kalian?
Begitulah adanya, nuansanya professional, tapi tetap bisa kok, kita membuat suasana tidak begitu menegangkan. Kuncinya tetap jujur dan percaya diri, jangan ragu. Karena ragumu bisa membuat mereka ragu menerimamu.
_ Poinnya ada 3-4 pertanyaan, yaitu:___
- Perkenalan diri, termasuk kelebihan dan kekurangan
~ di kesempatan ini pake bukan cuman untuk memperkenalkan basic things dari teman-teman. Singkat perkenalan basicnya, lanjutkan dengan hal istimewa darimu (bisa pengalaman atau sesuatu yang lain; minat dan bakat misalnya).
- Kondisi orangtua
~ kalau di form kamu sudah bercerita soal latar belakang keluargamu, di sini kamu diminta lebih spesifik menceritakan kondisi orangtuamu. Ibarat sedang berbisnis dan mencari investor, beritahukan apa-apa hal yang perlu diketahui calon investor dan menunjukkan bahwa kamu layak.
- Kelayakan (lagi)
~ ya, mereka tentu tidak ingin salah menyalurkan beasiswa karena ini amanah yang akan dipertanggung jawabkan di akhirat. Maka dari itu, mereka ingin sekali lagi kamu bisa meyakinkan mereka. Jika sebelumnya kamu telah jujur dalam mengisikan form dan melakukan interview di setengah perjalanan, kamu akan dengan mudah membuat mereka yakin dengan menunjukkan tekadmu dan komitmenmu di sini. Kalau memang kamu membutuhkan tunjangan prestasi ini, pembinaan dan pengarahan dari YBM BRI, kamu sangat boleh memperjelasnya.
- Validasi data/informasi
~ well, tentu ini bukan sekadar checking apakah kamu sudah mengirim berkas, mengisi form tanpa terlewat. Melainkan, kamu akan ditanyai atas apa-apa yang sudah kamu isikan atau kamu utarakan sebelumnya. AHIYA, di pengisian form registrasi, ada pertanyaan terkait capaian hafalan Al Qur'anmu. Kamu akan ditanya, dicrosscheck apakah sama apa yang kamu sampaikan saat interview dengan informasi dalam form. Selanjutnya, kamu bahkan akan ditest seberapa kuat hafalanmu --untuk beberapa kasus. Di luar itu, kamu bisa ditanya terkait kebiasaan baik/burukmu yang ingin kamu pertahankan/hapuskan dari keseharianmu (contoh paling mudah: apakah kamu rajin melaksanakan sholat sunnah? apakah kamu tadi menjalankan sholat berjamaah? dlsb)
Moderator: Wah sangat menarik ya teman-teman
Pastinya ditiap tahap tersebut kak Kafa melalui banyak proses, bisa dijabarkan kak gimana sih tips dan triksnya kakak melalui tahapan tersebut?
Pemateri: Wahh, bicara tips & tricks rasanya sudah banyak saya singgung di atas ya:')
Jika online, maka persiapkan koneksi sebaik-baiknya, yang pertama.
Kedua, review hal-hal apa saja yang sebelumnya sudah teman-teman utarakan di registration form, mengingat pertanyaan yang diberikan tidak akan jauh dari hal-hal tersebut.
Kemudian, Percaya Diri dan Yakin dengan Diri Sendiri. Jangan dulu memikirkan hasil, tapi coba untuk berpikir bagaimana membuatnya berhasil.
Sama yang Saya ulang-ulang di atas nih, jujur sama diri sendiri dan kepada pihak penyelenggara. Di situ akan terlihat integritasmu sebagai calon awardee. Jangan sekecil apapun mencoba tidak jujur, karena akan menimbulkan keterbalikan fakta-fakta yang lain.
Ah iya, satu lagi. Pesan ini sangat melekat, dari dosen saya..
Kalau mau bilang kamu baik di sini, unggul di sana, coba ceritakan bukti apa yang kamu punya. Misal kamu berbicara suka kegiatan sosial masyarakat, coba sebutkan apa yang pernah kamu lakukan, ataukah ada pencapaian lain di bidang itu(?).
Penting untuk bisa mengenali diri sendiri (dan keluarga), sebelum mengenal beasiswa yang kamu tuju dan penyelenggaranya.
Intisarinya, YBM BRI dalam memberikan beasiswa, bukan serta merta hanya memberikan tunjangan prestasi. Ada pula;
+ Penguatan softskills
+ Pengalaman terjun memberdayakan masyarakat
+ Ber- jejaring dengan mahasiswa se Indonesia
+ Uang Tunjangan Prestasi (Awardee Smart Scholarships menerima tunjangan bulanan sebesar 500k rupiahs)
Implementasinya seperti apa?
Setelah menandatangani MoU dengan pihak YBM BRI, maka kita harus mau mengabdi kepada masyarakat. Karena selama ini YBM BRI telah lebih dulu mempunyai program-program sosial masyarakat, sebagai awardee harus bersedia menjadi relawan kemanusiaan bersama yayasan.
Uang sakunya, selama satu tahun diberikan tunjangan prestasi yang akan diberikan di setiap awal bulan. (NB: periode kami, satu tahunnya dihitung sejak Januari, walaupun kami baru resmi diterima bulan Juni. Jadi saat selesai tanda tangan MoU, tunjangan bulan-bulan lalu di rapel, ehe)
Dan lagi, selain mengabdi kepada masyarakat, sebagai bentuk abdi awardee juga, kita harus siap dengan segala arahan positif dan urusan yang berkaitan dengan administrasi. Mengikuti sedangkan acara YBM BRI seperti Launching Smart Scholarships 2020 beberapa waktu lalu (beberapa di antara kami ada yang hadir ke kantor cabang YBM BRI sebagai wakil yang menerima beasiswa secara simbolis), yang lainnya seperti mengikuti arahan untuk menyemarakkan HUT yayasan kali ini, upload twibbon dan/atau logo milad tahun ini misalnya (seperti umumnya beasiswa + mentorship).
Kemudian, untuk penguatan softskills di masa pandemi, yayasan tetap berupaya bisa memberikan pelatihan secara online. Yang sudah terlaksana di beberapa region, ada webinar & pembinaan daring. Semoga tidak mengurangi esensinya:)
_________
Ini ceritaku, kutunggu ceritamu. Kalau aku bisa, apalagi kamu.
Terus ayo, kolaborasi untuk banyak project kebaikan!
Salam, @kafaisyana
Moderator: Apakah beasiswa Bank BRI ini hanya bisa digunakan untuk masuk kampus tertentu atau diperbolehkan untuk masuk seluruh kampus di İndonesia?
Pemateri:
Nah, itu beberapa kampus mitra terdaftar tahun ini. Lebih lengkap bisa dilihat di laman ybmbri untuk informasi ter-update, ok
* catatan: masih bisa terus berkembang
Moderator: Apakah beasiswa BRI ini bersifat mengikat? Apakah setelah lulus harus ada pengabdian?
Pemateri: Mungkin maksudnya terkhusus Smart Scholarships, ya?
Berdasarkan MoU yang ada, tidak ada sifat yang mengikat setelah status awardee berhenti.
Mungkin akan berbeda jika kemudian lanjut sebagai awardee Bright Scholarships.
Nah, mohon maaf untuk Bright Scholarships, belum bisa jawab dengan maksimal.. Yang Saya tau untuk sementara ini, programnya sama dengan Smart Scholarships, dengan tunjangan prestasi berupa pembiayaan UKT, bukan uang saku bulanan.
Moderator: Kriteria seperti apa saja kak yang dicari oleh pihak penyeleksi? Terima kasih sebelumnya
Pemateri: Pertama yang pasti poin-poin di atas, ya.
Untuk selanjutnya, melihat sebaran teman-teman yang telah diterima sebagai Smarter, aku coba kumpulkan informasi kebanyakan mereka adalah memang orang-orang yang punya interest di sosial masyarakat.
Kebutuhan ekonomi juga jadi hal yang cukup dipertimbangkan.
Selain itu, mereka adalah orang-orang yang merasa butuh pembinaan, mau dibina, dan siap berkontribusi untuk kemajuan umat manusia.
Tidak ada kriteria pasti yang dipaparkan, tetapi beasiswa ini memang rasanya cocok buat teman-teman yang suka bidang leadership & sosial masyarakat.
Dan satu lagi, penghafal Al Qur'an juga mendapat keistimewaan, lho.
Aku nulis ini, karena mereka bukan hanya ditest di tahap interview, tetapi didata juga setelah penandatanganan MoU. Rasanya akan ada wadah bagus buat mereka, jadi pikirku ini salah satu kriteria plus
Moderator: Bagaimana etika yang baik saat interview beasiswa lewat online? Terima kasih
Pemateri: Ngomong-ngomong soal etika, setelah memastikan koneksi baik, tetap menghadap ke layar.
Upayakan kamu berada di tempat yang nyaman dan tidak ada gangguan yang membuatmu memalingkan pandangan dari layar.
Hampir sama dengan interview pada umumnya, sebenarnya. Hanya saja, adanya kemungkinan terjadi kendala koneksi membuat kita harus bersiap untuk memasang mode 'maaf, tolong, dan terimakasih' lebih dari biasanya.
Jika mengalami kendala, bisa dengan mengucap maaf terlebih dahulu, e.g: "Maaf kak/pak, koneksi sedang kurang stabil, suaranya putus-putus"
Kemudian, bisa disusul, "mohon izin, boleh minta tolong diulang pertanyaannya".
Nah, kemudian jangan lupa ucapkan terimakasih, kapanpun kamu ucapkan asalkan tepat.
Jika berkaca dari kemarin, interviewer ada lebih dari 1. Nah, pandangan sebisa mungkin ke kamera, sih. Tapi kalau susah, menghadap layar yang bertanya lebih dulu juga tidak apa..
Tetap hormat dan menghargai, tidak memotong orang yang berbicara.
Moderator:Apakah beasiswa YBM BRI ini bebas untuk memilih semua jurusan yang diinginkan di Universitas tertentu? Terima kasih kak
Pemateri: Nah ini mungkin akan bisa melengkapi pertanyaan pertama, kalau dirasa tadi kurang menjawab.
Jadi sistem seleksi ini berlangsung setelah kita menjadi mahasiswa di PTN Mitra ya, bukan daftar beasiswa dulu baru pilah pilih kampus.
<Karena salah satu syaratnya berupa transkrip nilai>
Jadi, bisa banget dan sangat terbuka untuk kamu memilih jurusan apapun. Asalkan di kampus mitra YBM BRI.
Saintek/Soshum, di Universitas/institut yang terdaftar sebagai mitra, maka sangat terbuka kesempatan buat kamu untuk menjadi awardee di sini
Moderator: Okaay, jadi pertanyaan temen-temen sudah di jawab oleh kak Kafa yaa
Berhubung kita sudah selesai materi Dan Q&A nya, jadi Saya persilahkan kak kafa untuk menyampaikan kesimpulan
Pemateri: Hue, kesimpulannya apa ya..
Buat teman-teman, semoga ini bermanfaat dan membantu proses studi teman-teman ke depan.
Kalau belum berada di Kampus Mitra YBM BRI, jangan berkecil hati, masih banyak sekali beasiswa di luaran sana bertebaran.
A fact, ini kelolosan pertama untuk beasiswa yang aku apply selama di kampus setelah mencoba 3x beasiswa yang berbeda.
Nahh, apa yang membuatku terus lanjut; aku tidak boleh menunggu situasi membaik untuk melakukan sesuatu, tetapi aku harus melakukan sesuatu agar situasi membaik (in this case; situasi diriku, keluargaku, studiku).
Nah, mulai kenali diri (passion, potensi, minat, bakat, kuat, lemah), kemudian kenali sekitarmu, supaya kamu bisa tentukan sesuatu "itu".
Moderator:
Wahh kita sudah di penghujung acara ini manteman.. dirasa cukup untuk malam ini. Terima kasih kepada narasumber atas waktu dan materinya yang telah diberikan kepada kami. Dan terima kasih juga atas antusiasnya para peserta dalam seminar kali ini. Semoga seminar ini bermanfaat, dan mohon ditunggu ya untuk notulensinya. Saya mewakili panitia yang bertugas, mohon undur diri. Selamat malam semua dan selamat istirahat.🙏🏻😊
Pemateri:
Terimakasih kembali atas kesempatan yang diberikan, mohon maaf masih banyak sekali kekurangannya.
Selamat beristirahat

Comments
Post a Comment