NOTULENSI SEMINAR STUDY IN TAIWAN
Narasumber : Sofa Priyandayani Nasution
Tanggal acara : 23 Maret 2019
Perkenalan :
Saya Sofa Priyandayani Nasution, boleh dipanggil Sofa. Saya alumni NTUST jurusan Applied Foreign Language (AFL) di Taiwan. Saya berasal dari Medan, Sumatera Utara dengan S1 di Universitas Negeri Medan (UNIMED). Sekarang saya sudah lulus, dan Alhamdulillah mendapat pekerjaan di Taiwan.
Materi :
Saya mendapat beasiswa kampus dari NTUST. Untuk persyaratannya hampir sama dengan beasiswa lainnya, antara lain :
Ijazah dan Transkrip nilai yang sudah di terjemahkan kedalam bahasa Inggris.
Surat rekomendasi (Minimal 2-3 Surat rekomendasi, bisa minta dari dosen, dll).
Study Plan/Motivation Letter.
English Preficiency (TOEFL/IELTS/TOEIC).
Additional Documents (Sertifikat, Published Paper, dll).
Tambahan : Saat pendaftaran mahasiswa baru, berbarengan dengan pendaftaran beasiswa. Semisal kita mendapat beasiswa dari pihak lain (misal LPDP), jadi kalian tinggal daftar kampus NTUST aja (Tidak bisa mendapat 2 beasiswa sekaligus).
Jadwal pendaftaran setahun dilakukan 2 kali setahun :
Fall (Februari – Maret), pengumuman pada bulan Mei dan Juni (Biasanya kuota beasiswanya lebih banyak dibandingkan Spring.
Spring (September-November), pengumuman pada bulan Desember.
Untuk website bisa langsung ke NTUST Admission ( https://www.admission.ntust.edu.tw ). Nanti ada guide linesnya lengkap disana. Setiap tahun peraturan berbeda, cek secara berkala.
Beasiswa lebih diutamakan untuk jenjang Graduate dan PHD. Untuk jenis beasiswa yang bisa didapatkan di NTUST ada 3 macam, antara lain :
Full Scholarship (Segalanya sudah dibiayai, termasuk uang saku 10.000 Dollar Taiwan)
Partial Scholarship (Hampir sama dengan Full Scholarship, hanya saja uang saku sekitar 8.000 Dollar Taiwan)
Tuition Fee Scholarship (Hanya free di uang kuliah)
Uang pendaftaran sekitar Rp. 500.000 – 600.000 (Tergantung Kurs)
Tips Beasiswa di Taiwan :
Pertajam Study Plan. Harus benar-benar runtut, dan isinya harus mewakilkan tujuan tentang study kalian kuliah di NTUST. Tidak usah terlalu penjang. Cukup 4-5 saja. Paragraf 1 bisa menjelaskan Background kalian, di paragraph kedua bisa menjelaskan reward atau prestasi yang didapat, paragraph ketiga bisa sebutkan kenapa memilih jurusan tersebut dan memilih NTUST, serta kenapa memilih Taiwan sama future plants, di paragraph ke 4 bisa disebutkan kenapa anda layak terpilih mendapatkan beasiswa tersebut.
Jurusan yang linear. Sebelum dating ke Taiwan, bisa hubungi professornya soal beasiswa tersebut).
Berdoa, minta restu orang tua.
Tawakal
Alasan memilih jurusan AFL :
Karena background jurusan S1 saya adalah sastra Inggris, karena tipikan pemberi beasiswa biasanya harus linear, dan saya punya planning kembali ke Indonesia untuk menjadi dosen atau mengajar. Professornya lulusan Eropa dan Amerika, dan Taiwan menawarkan pembelajaran menggunakan Bahasa Inggris.
Apa istimewanya Taiwan :
Menawarkan banyak beasiswa ke mahasiswa asing.
Standard pendidikan dan fasilitas yang standard international.
Published Papernya banyak.
Kotanya menarik, orang-orangnya welcome.
Mereka memiliki masjid, makanan khalal, dan orangnya friendly terhadap muslim.
Infrastruktur Jepang dan Taiwan mirip. Attitudenya baik juga. Taiwan memiliki lingkungan yang bersih, dan Negara yang tergolong aman.
Kalau Ramadhan, setiap sahur dan buka setiap masjid menyediakan makanan gratis. Mereka memilih hal yang tidak diperkenankan bagi Muslim. Misal dari makanan, kosmetik, dll.
Duka di Taiwan :
Makanannya hambar (tanpa micin).
Orang Taiwan itu cuek.
Sesi Tanya Jawab :
Pertanyaan
Nazwa Shada_Banjarbaru_SMAN 4 BANJARBARU_Adakah kemungkinan mendapatkan beasiswa di luar negeri khususnya Taiwan sedangkna kita berlakang belakang tidak terlalu jenius?
Nur Azizah Lubis_Bogor_Universitas Muhammadiyah Prof Dr. Hamka_Jurusan yang paling diminati di Taiwan itu apa? Terus ada S2 jurusan Farmasi tidak?
Anis_Jakarta_Universitas Thamrin_
Gimana cara meyakinkan orang tua untuk study abroad
Apa yang dilihat dari pejuang beasiswa agar keterima menjadi penerima beasiswa
Tips dan trik untuk diterima beasiswa dengan basic English yang apa adanya
Lusyiana_Semarang_Unnes. Assalamualaikum kak, boleh tahu bagaimana kesulitannya kuliah yang dulunya sastra inggris dan melanjutkan di Negara yang mungkin bukan berlatar belakang Inggris seperti Taiwan? Jika berkenan, boleh minta contoh essaynya dulu sewaktu apply beasiswa (Kalau masih ada) untuk referensi kedepannya kak, Terimakasih.
Jawaban
Ada, yang penting harus pinter-pinter dan rajin-rajin cari informasi. Taiwan tidak menargetkan IPK sama sekali. Asal study plan dan recommendation letter bagus. Bisa ke dekan atau ke rector.
Taiwan lebih ke teknik, karena fasilitas tekniknya komplit dan berstandar Internasional. Jurusan farmasi sepertinya ada, bisa coba cek TMU (Taiwan Medical University). Mereka juga menyediakan beasiswa bagi international student.
- Saya daftar, semua dokumen tinggal di upload. Setelah menunggu pengumuman, baru bilang ke orang tua. Lalu kita kasih info ke orang tua tentang kehidupan di kota tujuan, buktikan kita mandiri dan memiliki skill yang layak. Akan membukan banyak pikiran kita kalau studi di luar negeri.
Talkless do more. Jangan hanya cari info, tapi harus dikerjakan juga. Rajin cari informasi. Berjuang yang keras.
Selama bisa saling memahami, bisa menulis paper dan tugas, serta presentasi gapapa, go ahead. Tapi harus kembali diingat, ada minimal score untuk English Preficiency. Belajar lagi.
Waktu S1 saya jurusan sastra Inggris. Taiwan bukan background bahasa Inggris. Waktu masuk kelas, I was surprisingly, saat dikampus bahasa inggris mereka bagus banget. Background Professornya alumni-alumni amerika dan eropa, standard jurnal mereka keren banget. Meski belajar bahasa Inggris tapi backgroundnya bukan dinegara yang menggunakan bahasa Inggris, NTUST masih oke, karena kurikulum mereka, cara ngajar, discussion classnya seru banget, dan ga ada masalah. Kalau belanja, beberapa store bahasa Inggris mereka oke. Untuk contoh essaynya saya cari dulu.
Kesimpulan
Take an action, jangan harnya cari mimpi, tapi harus diwujudkan, harus diniatkan. Harus berjuang, usaha tidak membohongi hasil. Siapkan mental, karena akan bertemu culture shock. Siapkan kemampuan dan ilmu sebanyak-banyaknya. Buat teman teman yang masih kemampuan Inggrisnya masih basic, ayo belajar lagi.
Narasumber : Sofa Priyandayani Nasution
Tanggal acara : 23 Maret 2019
Perkenalan :
Saya Sofa Priyandayani Nasution, boleh dipanggil Sofa. Saya alumni NTUST jurusan Applied Foreign Language (AFL) di Taiwan. Saya berasal dari Medan, Sumatera Utara dengan S1 di Universitas Negeri Medan (UNIMED). Sekarang saya sudah lulus, dan Alhamdulillah mendapat pekerjaan di Taiwan.
Materi :
Saya mendapat beasiswa kampus dari NTUST. Untuk persyaratannya hampir sama dengan beasiswa lainnya, antara lain :
Ijazah dan Transkrip nilai yang sudah di terjemahkan kedalam bahasa Inggris.
Surat rekomendasi (Minimal 2-3 Surat rekomendasi, bisa minta dari dosen, dll).
Study Plan/Motivation Letter.
English Preficiency (TOEFL/IELTS/TOEIC).
Additional Documents (Sertifikat, Published Paper, dll).
Tambahan : Saat pendaftaran mahasiswa baru, berbarengan dengan pendaftaran beasiswa. Semisal kita mendapat beasiswa dari pihak lain (misal LPDP), jadi kalian tinggal daftar kampus NTUST aja (Tidak bisa mendapat 2 beasiswa sekaligus).
Jadwal pendaftaran setahun dilakukan 2 kali setahun :
Fall (Februari – Maret), pengumuman pada bulan Mei dan Juni (Biasanya kuota beasiswanya lebih banyak dibandingkan Spring.
Spring (September-November), pengumuman pada bulan Desember.
Untuk website bisa langsung ke NTUST Admission ( https://www.admission.ntust.edu.tw ). Nanti ada guide linesnya lengkap disana. Setiap tahun peraturan berbeda, cek secara berkala.
Beasiswa lebih diutamakan untuk jenjang Graduate dan PHD. Untuk jenis beasiswa yang bisa didapatkan di NTUST ada 3 macam, antara lain :
Full Scholarship (Segalanya sudah dibiayai, termasuk uang saku 10.000 Dollar Taiwan)
Partial Scholarship (Hampir sama dengan Full Scholarship, hanya saja uang saku sekitar 8.000 Dollar Taiwan)
Tuition Fee Scholarship (Hanya free di uang kuliah)
Uang pendaftaran sekitar Rp. 500.000 – 600.000 (Tergantung Kurs)
Tips Beasiswa di Taiwan :
Pertajam Study Plan. Harus benar-benar runtut, dan isinya harus mewakilkan tujuan tentang study kalian kuliah di NTUST. Tidak usah terlalu penjang. Cukup 4-5 saja. Paragraf 1 bisa menjelaskan Background kalian, di paragraph kedua bisa menjelaskan reward atau prestasi yang didapat, paragraph ketiga bisa sebutkan kenapa memilih jurusan tersebut dan memilih NTUST, serta kenapa memilih Taiwan sama future plants, di paragraph ke 4 bisa disebutkan kenapa anda layak terpilih mendapatkan beasiswa tersebut.
Jurusan yang linear. Sebelum dating ke Taiwan, bisa hubungi professornya soal beasiswa tersebut).
Berdoa, minta restu orang tua.
Tawakal
Alasan memilih jurusan AFL :
Karena background jurusan S1 saya adalah sastra Inggris, karena tipikan pemberi beasiswa biasanya harus linear, dan saya punya planning kembali ke Indonesia untuk menjadi dosen atau mengajar. Professornya lulusan Eropa dan Amerika, dan Taiwan menawarkan pembelajaran menggunakan Bahasa Inggris.
Apa istimewanya Taiwan :
Menawarkan banyak beasiswa ke mahasiswa asing.
Standard pendidikan dan fasilitas yang standard international.
Published Papernya banyak.
Kotanya menarik, orang-orangnya welcome.
Mereka memiliki masjid, makanan khalal, dan orangnya friendly terhadap muslim.
Infrastruktur Jepang dan Taiwan mirip. Attitudenya baik juga. Taiwan memiliki lingkungan yang bersih, dan Negara yang tergolong aman.
Kalau Ramadhan, setiap sahur dan buka setiap masjid menyediakan makanan gratis. Mereka memilih hal yang tidak diperkenankan bagi Muslim. Misal dari makanan, kosmetik, dll.
Duka di Taiwan :
Makanannya hambar (tanpa micin).
Orang Taiwan itu cuek.
Sesi Tanya Jawab :
Pertanyaan
Nazwa Shada_Banjarbaru_SMAN 4 BANJARBARU_Adakah kemungkinan mendapatkan beasiswa di luar negeri khususnya Taiwan sedangkna kita berlakang belakang tidak terlalu jenius?
Nur Azizah Lubis_Bogor_Universitas Muhammadiyah Prof Dr. Hamka_Jurusan yang paling diminati di Taiwan itu apa? Terus ada S2 jurusan Farmasi tidak?
Anis_Jakarta_Universitas Thamrin_
Gimana cara meyakinkan orang tua untuk study abroad
Apa yang dilihat dari pejuang beasiswa agar keterima menjadi penerima beasiswa
Tips dan trik untuk diterima beasiswa dengan basic English yang apa adanya
Lusyiana_Semarang_Unnes. Assalamualaikum kak, boleh tahu bagaimana kesulitannya kuliah yang dulunya sastra inggris dan melanjutkan di Negara yang mungkin bukan berlatar belakang Inggris seperti Taiwan? Jika berkenan, boleh minta contoh essaynya dulu sewaktu apply beasiswa (Kalau masih ada) untuk referensi kedepannya kak, Terimakasih.
Jawaban
Ada, yang penting harus pinter-pinter dan rajin-rajin cari informasi. Taiwan tidak menargetkan IPK sama sekali. Asal study plan dan recommendation letter bagus. Bisa ke dekan atau ke rector.
Taiwan lebih ke teknik, karena fasilitas tekniknya komplit dan berstandar Internasional. Jurusan farmasi sepertinya ada, bisa coba cek TMU (Taiwan Medical University). Mereka juga menyediakan beasiswa bagi international student.
- Saya daftar, semua dokumen tinggal di upload. Setelah menunggu pengumuman, baru bilang ke orang tua. Lalu kita kasih info ke orang tua tentang kehidupan di kota tujuan, buktikan kita mandiri dan memiliki skill yang layak. Akan membukan banyak pikiran kita kalau studi di luar negeri.
Talkless do more. Jangan hanya cari info, tapi harus dikerjakan juga. Rajin cari informasi. Berjuang yang keras.
Selama bisa saling memahami, bisa menulis paper dan tugas, serta presentasi gapapa, go ahead. Tapi harus kembali diingat, ada minimal score untuk English Preficiency. Belajar lagi.
Waktu S1 saya jurusan sastra Inggris. Taiwan bukan background bahasa Inggris. Waktu masuk kelas, I was surprisingly, saat dikampus bahasa inggris mereka bagus banget. Background Professornya alumni-alumni amerika dan eropa, standard jurnal mereka keren banget. Meski belajar bahasa Inggris tapi backgroundnya bukan dinegara yang menggunakan bahasa Inggris, NTUST masih oke, karena kurikulum mereka, cara ngajar, discussion classnya seru banget, dan ga ada masalah. Kalau belanja, beberapa store bahasa Inggris mereka oke. Untuk contoh essaynya saya cari dulu.
Kesimpulan
Take an action, jangan harnya cari mimpi, tapi harus diwujudkan, harus diniatkan. Harus berjuang, usaha tidak membohongi hasil. Siapkan mental, karena akan bertemu culture shock. Siapkan kemampuan dan ilmu sebanyak-banyaknya. Buat teman teman yang masih kemampuan Inggrisnya masih basic, ayo belajar lagi.
Comments
Post a Comment