Skip to main content
Notulensi Seminar Collaboration : Para Pencari Mimpi & Club Informasi Beasiswa
"Kuliah Di Negeri KPOP Korea Selatan"
Moderator : Putri Tiin Puspa
Notulen : Zahrotuts Tsaniyah
Narasumber : Siti Sajidah Rohimah
Hari/Tanggal : Sabtu, 23 Februari 2019
Waktu : 19.00-20.00
Present by : PPM Official & IB Club


Nah sebelum mulai, kita kenalan dulu nih sama calon narsum kita malam hari ini dengan baca sedikit mengenai narsumnya...
Nama: Siti Sajidah Rohimah
Lahir di Bandung, 4 Oktober 1992
S1 ITB jurusan Mikrobiologi, mendapat Beasiswa Pemerintah Provinsi Jawa Barat
S2 Korea University jurusan Bioteknologi, mendapatkan Beasiswa KGSP
Kalo udah pada lebih tau mengenai narsumnya, langsung aja yaa...
Selamat malam, Kak Sajidah ๐Ÿค—
Selamat malam semuanya :)
Oke, kabarnya baik kak?๐Ÿ˜
Baik, alhamdulillah
Alhamdulillah Kita langsung mulai aja yaa kak?
Boleh, lebih cepat lebih baik :)

Sesi Pemaparan Materi
Moderator : Oke kak, sebenernya beasiswa yg kakak dapet nih beasiswa apa dan kaya gimana?
Narasumber : Beasiswa yang saya dapat untuk lanjut S2 di Korea ini namanya KGSP (Korean Government Scholarship Program) atau yang 2019 ini berubah namanya jadi GKS (Global Korea Scholarship).Beasiswa ini diberikan oleh Pemerintah Korea Selatan dan dikoordinir oleh Kementrian Pendidikan Departemen Pendidikan Internasional atau NIIED.Program Beasiswa KGSP menawarkan beasiswa untuk jenjang S1, S2 dan S3.
Moderator : Oke kak, persyaratannya apa aja?
Narasumber : Mengenai persyaratan, NIIED meminta beberapa dokumen wajib seperti:
- Formulir pendaftaran (berisi data diri, personal statement, statement of purpose, dll)
- Surat rekomendasi
- Ijazah
- Transkrip
- Bukti kewarganegaraan pendaftar dan orang tua pendaftar
Ada juga dokumen tidak wajib namun boleh dicantumkan, yaitu:
- Sertifikat kemahiran Bahasa Inggris (TOEFL, TOEIC, IELTS ) atau Bahasa Korea (TOPIK)
- Paper yang sudah diterbitkan
- Sertifikat penghargaan
Moderator : Untuk sekarang apa pendaftarannya sudah dibuka, kak? Kalau boleh tau untuk web resminya juga apa, kak?
Narasumber : Pendaftarannya dibuka satu tahun sekali. Untuk S1 biasanya di bulan Oktober dan S2/S3 di bulan Februari. Jadi untuk jenjang S2/S3, sekarang ini pendaftarannya masih dibuka.
Untuk seleksinya ada 2 jalur, yaitu:
- Jalur kedutaan (embassy track)
- Jalur universitas (university track)
Jalur kedutaan deadline pendaftaranya sampai tanggal 26 Februari sedangkan jalur universitas deadlinenya berbeda-beda tergantung universitasnya.
Semua informasi tentang KGSP ini bisa diakses di web www.studyinkorea.go.kr dan NIIED menyediakan guideline untuk pendaftarannya.
Moderator : Wahh sip kak. Beasiswa ini dibuka untuk semua jurusan apa gimana kak?
Narasumber : Beasiswa ini dibuka untuk semua jurusan. Untuk list universitas dan jurusan yang dibuka bisa di cek di web tadi.
Moderator : Semua dokumen harus dalam Bahasa Inggris dan berupa dokumen original. Dokumen original itu apa? Apa harus melampirkan dokumen asli untuk mendaftar? Masa iya memberikan ijazah asli? Banyak yang bingung soal ini.
Jadi dokumen original itu bisa berupa dokumen asli ATAU dokumen fotokopi dari yang asli tersebut dan dilegalisir oleh lembaga yang mengeluarkan atau bisa juga dilegalisir notaris. Dokumen yang masih menggunakan Bahasa Indonesia bisa diterjemahkan dulu ke penerjemah tersumpah.
Moderator : Siap, kak..Untuk tips nih kak agar bisa dapat beasiswa KGSP ini, bagaimana?
Narasumber : Sebanding dengan keuntungan yang didapat, proses mempersiapkan persyaratan pendaftaran KGSP ini tidak gampang. Selalu banyak hal-hal teknis yang membuat bingung. Dalam mempersiapkan pendaftaran beasiswa KGSP, guideline yang diberikan NIIED harus betul betul dibaca baik baik, diperhatikan segala detailnya. Baiknya semua persyaratan disiapkan dari jauh jauh hari karena dalam menyiapkannya butuh waktu, tenaga dan modal, hehehe
Point penting yang harus disiapkan adalah mengenai penulisan personal statement dan statement of purpose. Apa saja yang harus ditulis di kedua bagian tersebut sebenarnya sudah dicantumkan di guideline KGSP. Jika saya boleh memberi saran, tulislah personal statement yang menarik dan berkesan bagi pembaca, yang dalam kasus ini adalah penyeleksi KGSP. Contoh-contoh personal statement yang bagus bisa dicari di internet. Untuk statement of purpose berisi study plan saat berkuliah di Korea dan future plan setelah lulus, kedua hal ini bisa memberikan gambaran kesiapan pendaftar dalam berkuliah dan menentukan masa depannya.
Moderator : Ohh gitu, Kak. Oke oke. Kalau boleh tau, alasan kakak memilih jurusan yg sekarang kakak geluti apa?
Narasumber : Saya dari kecil tertarik dengan sains dan kuliah S1 pun saya ambil jurusan Mikrobiologi. Jurusan saya sekarang Bioteknologi dengan fokus ke penyakit tanaman. Saya ini lahir di Lembang, tempat yg terkenal akan produksi sayurnya. Saya juga pernah intership di Balai Penelitian Tanaman Sayuran. Yang saya lihat peneliti di balai sudah pada berumur dan mendekati usia pensiun, begitu juga petani di Indonesia, tidak banyak yang menjadi penerus. Saya memilih untuk mendalami jurusan ini dengan harapan bisa meneruskan tongkat estafet penelitian pertanian di Indonesia :)
Moderator : Ohh wahh, jadi itu alasan kakak..๐Ÿ˜Menurut kakak, keistimewaan dari Korea apa?
Narasumber : Di Korea ini sistem transportasinya sangat enak, koneksi internetnya juga sangat cepat, paling cepat di dunia. Dalam urusan berbelanja online atau kirim mengirim pun sangat enak karena pengiriman dilakukan dengan sangat cepat, mengingat orang Korea yang terkenal dengan budaya ‘palli palli’nya, atau budaya serba cepat. Segala bisa dibeli lewat situs belanja online karena orang Korea sibuk bekerja dan tidak ingin membuang waktu untuk berbelanja ke pasar atau ke toko. Jadi tinggal di Korea ini sangat nyaman, dalam hal fasilitas. Korea juga sangat memperhatikan pendidikan. Fasilitas belajar dan fasilitas penelitian disini sangat bagus. Dan tentu saja, untuk para pecinta KPOP dan Kdrama, Korea ini ranah asal keduanya. Jadi dengan berkuliah disini bisa sekali untuk datang ke konser-konser KPOP dan ke tempat syuting drama.
Moderator : Hahah iya, kak.. jadi begitu. Jadi selama kakak di Korea, kehidupan disana bagaimana? Suka, dukanya dan lain2. Terlebih lagi kakak berhijab.
Narasumber : Beasiswa KGSP sifatnya beasiswa full, semuanya ditanggung Pemerintah Korea, termasuk diberikan uang bulanan dan kursus Bahasa Korea selama 1 tahun sebelum memulai kuliah yang sebenarnya.
Masa-masa belajar Bahasa Korea ini sangat menyenangkan karena jadi punya banyak teman dari berbagai negara sesama penerima KGSP. Jadi selain belajar Bahasa Korea juga jadi bisa mengasah kemampuan berkomunikasi dalam Bahasa Inggris dengan teman teman bule. Para siswa juga diberikan kesempatan untuk mengenal budaya Korea lebih jauh.
Waktu itu kami pernah dibawa mengunjungi festival-festival budaya, diajari memasak masakan Korea, membuat kimchi, menonton pertunjukan musik tradisional Korea, mencoba Hanbok, bermain ski dan ice skating bersama teman teman sekelas, dan semuanya didapatkan secara gratis, difasilitasi oleh kampus tempat belajar bahasa.
Tinggal di Korea selama 2,5 tahun ini memberikan saya banyak pengalaman menarik. Sebagai muslim, tentu Korea bukan tempat yang mudah untuk tinggal karena orang Korea suka sekali mengonsumsi babi, minum minuman beralkohol, dalam beribadah pun banyak sekali tantangannya. Bagi muslim, harus banyak berhati hati sebelum memutuskan untuk makan sesuatu di Korea, karena bisa saja makanan tersebut mengandung babi. Berpuasa Ramadhan disini juga jadi tantangan tersendiri karena sahurnya dimulai sekitar pukul setengah 4 subuh dan berbuka pukul delapan malam dalam keadaan sedang musim panas.
Orang Korea berasal dari satu ras, negara ini sangat homogen, oleh karena itu sampai sekarang masih aja ada orang Korea yang susah untuk menerima sesuatu yang berbeda, seperti kedatangan orang asing. Saya ini Muslimah berjilbab, saat naik bis atau subway sudah tidak aneh lagi kalau ada ajumma atau ajeossi yang memperhatikan saya, memandangi saya lama lama dari atas ke bawah karena jilbab saya. Tapi alhamdulillah tidak pernah ada pengalaman yang melibatkan kontak fisik.
Moderator : Oke, kak. Wahh subhanallah.. jadi seneng bacanya kak๐Ÿ˜Kalau gitu, kita masuk ke sesi tanya jawab dari para peserta yaa kak๐Ÿ˜Š
Narasumber : Okee

Sesi Tanya Jawab :
Moderator :
Pertanyaan Pertama :
Assalamualaikum
Saya DWI PUTRA
Dari Kota Blitar
Sekolah SMK kls 12
Pertanyaan saya,Kalo kita kuliah ke korea,apakah boleh ngaju'in beasiswa lewat 2 jalur sekaligus (via embassy & via universitas)?,dan kira2 kelebihan dan kekurangan ngaju'in beasiswa via embassy dan via universitas itu apa aja?.trima kasih mohon dijelaskan?
Pertanyaan Kedua
Shinta dewi sulistioningsih
Sekarang bkerja di clothing line (bunayya sunnah clothing)
Assalamualaikum ka.. Saya shinta
Kalau si applicant misal ga punya serfitikat pendukung yg sifatnya optional apa kemungkinan lolosnya sangat kecil dibanding mereka yg punya?  Dan setau kk2 awardee kgsp ini sebelumnya adakah yg lolos walau tanpa menyertai berkas yg optional tadi? Terima kasih ๐Ÿ™๐Ÿป
Pertanyaan Ketiga
Rosalina, pddkn bhs inggris UIN raden fatah
Kak gimana kalo kita mau bgt study di korea dgn beasiswa tp nilai ielts ga sampe dgn persyaratan
Baik, kak.. silahkan dijawab terlebih dahulu untuk ketiga pertanyaan di atas.
Narasumber : Baik, saya coba jawab satu persatu ya
Untuk pertanyaan Dwi Putra
Harus memilih salah satu saja, tidak bisa dua duanya sekaligus. Untuk jalur kedutaan semua dokumen persyaratan dikirimkan ke Kedutaan Besar Korea Selatan di Jakarta sementara untuk jalur universitas dikirimkannya ke masing-masing universitas yang dituju di Korea.
Juga untuk jalur kedutaan bisa memilih 3 kampus sementara jalur universitas hanya boleh memilih satu kampus.

Kuota jalur kedutaan tahun ini ada 12 orang dan jalur universitas 14 orang. Proses seleksinya juga tahapannya berbeda, jalur universitas ada 2 tahapan seleksi sementara jalur universitas ada 3 tahapan seleksi.
Jadi silakan dipertimbangkan baik baik sebelum memilih jalur mana yang akan diikuti
Untuk pertanyaan Shinta dewi sulistioningsih
Waktu saya daftar, yang saya cantumkan hanya sertifikat TOEFL, itu pun sebenarnya tidak mencantumkan juga tidak apa-apa karena sertifikat bahasa hanya untuk mengukur kecakapan berbahasa asing. Jika menulis personal statement dan studyplannya bagus dan menggunakan Bahasa Inggris yang baik dan benar maka tidak ada sertifikat bahasa juga tidak apa-apa. Hanya saja kecakapan berbahasa asing memang modal yang sangat penting untuk berkuliah keluar negri.
Menurut saya, maksimalkan di persyaratan yang wajib aja udah cukup kalau sekiranya persyaratan yang optional sulit untuk dipenuhi
Untuk pertanyaan Rosalina
Nah ini enaknya daftar KGSP, NIIED tidak menyebutkan besaran skor kemahiran bahasa pada saat pendaftaran, jadi tidak masalah mau berapa pun nilainya.
Hanya saja menurut saya baiknya memang nilainya memenuhi nilai minimal untuk standar kuliah di luar negri supaya aman. Referensi besaran nilai standarnya mungkin bisa dicek di persyaratan beasiswa-beasiswa luar negri yang lain
Sudah saya jawab ketiganya. Silakan moderator untuk melanjutkan :)
Moderator : Oke, kak
Pertanyaan Keempat
Nama: Trisna Dwi Lestari
Inst: UIN Maliki Malang
Apakah keaktifan di organisasi dapat mempengaruhi untuk mendapat beasiswa? Lalu bagaimana bila seorang mahasiswa yang tak terlalu baik dalam akademik namun aktif di organisasi atau sebaliknya?
Pertanyaan Kelima
Assalamualaikum wr.wb kak
Saya Nurul rezky mahasiswi stiem bongaya Sulawesi selatan
Bgini kak, saya kan berasal dari PTS yg kurang terkenal, bergengsi, maupun semacamlah. Selalu diremehkan oleh orang-orang dan selalu di nilai negatif. Pertanyaan saya kak :
Apakah bisa saya yang berasal dari kampus biasa2 bisa mendapatkan beasiswa dan meraih impian saya untuk kuliah keluar negeri. Serta bagaimana tips buat saya dan kata2 pembangkit untuk membuat saya lebih semangat. Terima kasih kak๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ˜Š
Pertanyaan Keenam
Ana Yulia, BPOM-RI
Bismillah. Saya Ana, 23 tahun. Pertanyaan an,
Bagaimana kiatnya agar calon supervisor bisa yakin kalau kita adalah calon bimbingan yg tepat meskipun penelitian kita tidak terlalu linier dengan calon spv kita
Narasumber :
Untuk pertanyaan Trisna Dwi Lestari
Sepengamatan saya terhadap sistem di Korea, mereka lebih mementingkan capaian akademik dibanding organisasi. Jadi mungkin bisa disimpulkan baiknya bagaimana.
Untuk pertanyaan Nurul rezky
Tentu saja semua orang memiliki kesempatan yang sama dalam mendaftar beasiswa, khususnya KGSP ini. KGSP hanya mensyaratkan nilai IPK minimal 2.64 dari skala 4, tidak ada syarat harus berasal dari kampus terkenal atau kampus negri.
Menurut saya, kembangkan diri terlebih dahulu, mantapkan skill berBahasa Inggris, dan coba saja untuk mendaftar beasiswa manapun ke negara manapun yang persyaratannya bisa dipenuhi. Ayok, jangan patah semangat!!
Untuk pertanyaan Ana Yulia
Menurut saya, yang paling penting adalah kemampuan kita dalam melakukan penelitian, berpikir kritis dan kemampuan mengumpulkan informasi, sehingga mau melakukan penelitian apapun bisa.
Yang dibutuhkan dari seorang supervisor juga biasanya problem solving saat ada masalah dan bimbingannya dalam mengarahkan penelitian, tidak terlalu konsen soal teknis penelitiannya. Jadi tidak masalah siapapun supervisornya, selama beliau dapat membimbing dengan baik.
Moderator : Oke, kak. Jadi pertanyaan sudah terjawab semua.. sekarang dimohon untuk kak @⁨Sajidah Korea⁩  memberikan kesimpulan.๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿ˜Š
Narasumber : Semua orang punya kesempatan yang sama untuk mendapatkan Beasiswa KGSP dan berkuliah di Korea Selatan atau pun beasiswa lain di negara yang lainnya, yang membedakan hanya semangat dan usaha. Rajin-rajin mencari informasi dan teruslah mencoba.
Jadi, ayo jangan patah semangat dan raihlah mimpimu!! ๐Ÿ˜
Moderator : Ahaa... Siap kak, semangaatt semuaa !!! Kita pasti bisa!!✊๐Ÿป๐Ÿ˜† Sekian seminar kita malam ini, terima kasih kak Sajida atas waktu & ilmunya๐Ÿ™๐Ÿป Terima kasih juga teman-teman atas parisipasi nya malam ini.. Ini ada beberapa oleh-oleh dari kami untuk kak sajida & teman-teman sekalian๐Ÿ˜ Have a nice day๐ŸŽ‰
Narasumber : Waah, terima kasih. Senang bisa berbagi dengan kalian semua ๐Ÿ˜Š
Moderator : Iya kakak, sama2.. terima kasih juga atas waktu dan pengetahuannya.❤๐Ÿ˜Š Oke, kak. Untuk itu kakak bisa salam perpisahan dulu dengan teman2 sebelum keluar dari grup.๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿ˜Š
Narasumber : Terimakasih semuanya yang sudah bergabung dan sudah mengisi malam minggunya dengan hal-hal yang bermanfaat.
Terimakasih kepada PPM dan IB Club yang sudah memfasilitasi seminar ini.
Terus semangat ya semuanya!!
Maksimalkan usaha dan doa kalian :)
Pasti bisa!!
Wassalamualaikum wr. wrb.
Moderator : Oke siap, kakak... Sama2. Sukses selalu juga untuk Kak Sajidah❤๐Ÿ˜Š
Waalaikum salam wr. Wb

Comments

Popular posts from this blog

Meraih Gelar Ganda dengan AAS

  Notulensi Seminar AAS Moderator : “Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh terimakasih kepada ka  nanda yang sudah menyempatkan diri untuk menjadi narasumber kami hari ini, sebelumnya kami ingin mengucapkan selamat hari raya idul adha kepada rekan-rekan dan selamat malam kepada teman-teman di Indonesia, pada hari ini kita akan membahas meraih gelar ganda dengan AAS. Kepada narasumber dipersilahkan memeberi sambutan” Nanda : “Baik terimakasih kepada ka Akbar selaku moderator, Saya Nanda Nur Sofyana, teman-teman bisa panggil Saya nanda, semoga seminar online kali ini Saya dapat membantu sebagai pemateri dengan judul meraih gelar ganda AAS(Australian Award Scholarship)” Moderator : “Oiya ka bisa beritahu darimana asal kakak, S1 nya di mana atau jurusan apa? Nanda : “ Jadi Saya ini lahir di Aceh dari Syiah Kuala University jurusan Ilmu Ekonomi Pembangunan. Saya masuk tahun 2011 lulus 2015, terus Saya apply beasiswa 2016.” Moderator : “ Jadi kakak di Australia, berangkatnya?” ...

Studi Kedokteran di Turki?! Siapa takut!

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Merhaba arkadaลŸlar (halo temen temen) Nasฤฑlsฤฑnฤฑz? (apa kabar?), Semoga temen temen semua dalam keadaan sehat wal afiat dan apabila ada yang kurang sehat semoga Allah SWT memberinya kesehatan. Aamiin :). Terima kasih seluruh temen temen yang sudah ikut dan hadir dalam acara  luar biasa banget, saya yakin insyaallah temen temen semua akan menjadi orang sukses. Aamiin. Dan terimakasih juga kepada moderator yang keren banget,yang kece banget, Mas Tajul juga seluruh panitia PPM  yang telah mengizinkan Dhika mengisi acara iniAda pepatah yang bilang, "tak kenal maka ~tak sayang~ taarufan". Boleh ya kita kenalan, kali aja nanti taarufan :D. Perkenalkan nama lengkap saya, Andhika Rahman Temen temen boleh panggil saya Andhika . Alhamdulillah sekarang Dhika sedang menempuh pendidikan sarjana di Istanbul University, Fakultas Kedokteran. Saya orang asli Padang tapi tinggal di Depok.  Sebelumnya kenapa saya memili...

Menggapai Asa Bersama YBM BRI

  NOTULANSI SEMINAR ONLINE YBM BRI (Menggapai Asa Bersama YBM BRI) 08 Agustus 2020 Pukul 19.00- 21.00 WIB   Pemateri : Kafa 'Aisyana Ni'mah Moderator : Lusyiana Dewi Ni geum  Assalamualaikum, selamat malam teman-teman. gimana kabarnya semua? Semoga senantiasa baik yaa. Perkenalkan, saya lusy yg akan menjadi moderator seminar online PPM pada malam hari ini. Pasti udah pada ga sabar kann? Nahh, langsung aja kita mulai yaaaa. Berikut akan saya kirim CV dari pembicara kita malam ini, kak Kafa 'Aisyana Ni'mah. silahkan dibaca dulu yaa, saya beri waktu 10 menit untuk membaca CV☺️   Pemateri: Selamat malam, teman-teman PPM! Semoga berkenan ya, dengan pemaparan dari saya selama online seminar ini nanti:) Tak kenal maka kenalan, Panggil saja Kafa, mahasiswa baru naik semester tiga (3). Tepatnya mahasiswa di Departemen Teknik Geofisika ITS Surabaya. Salam kenal ya, semua! Kalau sudah kenal saya, selanjutnya kita akan kenalan sama yang membuat saya mengisi seminar ini aja ya, S...