NOTULENSI SEMINAR
KULIAH DI JERMAN
Dalam
seminar kali ini kita akan membahas tentang beasiswa yang ada di Jerman, salah
satunya yaitu beasiswa Max-Weber-Programm yang bekerja sama dengan
Studienstifung des deutschen Volkes, juga beasiswa STIBET dari DAAD. Salah satu
narasumber kita kali ini yaitu Kak Betharie Cendera Arrahmani, ia adalah
penerima beasiswa Max-Weber-Program yang bekerja sama dengan Studienstiung des
deutschen Volkes, juga beasiswa STIBET dari DAAD 3x. Beliau sedang menempuh S1
di Jerman dengan program studi Business and Engineering.
Untuk
mengetahui apa saja persyaratan yang diperlukan dan bagaimana cara apply nya
bisa diakses di http://betacendera.wixsite.com/betharieca/blog/-1/manage-your-blog-from-your-live-site
Apa
saja sih keistimewaan kuliah di Jerman? Keistimewaan kuliah di Jerman
diantaranya yaitu kesempatan kerja yang terbuka lebar, kontak dengan
orang-orang Indonesia yang kuliah di luar negeri, orang-orang Jerman, dan
orang-orang internasional, pengalaman yang beharga, pemerintahnya perhatian
dengan masyarakartka, dan yang gak kalah pentingnya yaitu lulusan Jerman sudah
terpercaya dimana-mana sehingga mempermudah mencari pekerjaan.
Q & A
1. Untuk
kuliah di Jerman kalo basic saya bahasa inggris, lebih baik memilih jurusaan
apa?
-
Ada link tertentu yang bisa kita akses
untuk melihat jurusan apa saja yang ada di Jerman. Tetapi diusahakan kalau
ingin kuliah di Jerman harus menguasai bahasa Jerman, dikarenakan untuk cari
kerja pun membutuhkan skill bahasa Jerman.
2. Apakah
ada test tertentu untuk mendapatkan beasiswa ini?
-
Tidak ada test tertentu, tergantung
persyaratannya. Kalau untuk STIBET dan DAAD tidak ada test, hanya membuat
motivation letter dan nilai yang paling penting. Ada 2 tahap yaitu tahap berkas
dan interview, ada interview umum dan interview pelajaran yang kita pelajari.
3. Bagaimana
cara beradaptasi hidup di negara orang? Dan beasiswa DAAD itu seperti apa?
-
Tergantung kita pribadi, jangan sampai
hilang kontak dengan orang indonesia dan juga usahakan untuk komunikasi dengan
orang jerman juga. Untuk beasiswa DAAD yaitu beasiswa DAAD diberikan jika kita
sudah menempuh study di Jerman, karena di Jerman tidak ada beasiswa S1 yang
dari awal perkuliahan. Untuk mengajukan beasiswanya yaitu dengan cara
menunjukkan nilai selama masa kuliah.
4. Apakah
dunia perkuliahan di Jerman sama metode pembelajarannya dengan di Indonesia?
Seperti makalah, skripsi, dll?
-
Tergantung universitas dan jurusan yang
kita ambil.
5. Jika
kita bukan lulusan tahun terbaru apakah bisa mendaftar dan bagaimana jika nilai
UN kita ga bagus dan ga punya sertifikat
cambridge? Apakah ada peluang?
-
Bisa mendaftar. Untuk nilai UN itu
sangat berpengaruh pada student college nanti, makanya penting. Pasti ada
peluang jika kita berusaha. Tidak punya sertifikat cambridge juga bisa apply
pakai nilai UN atau student college.
6. Apakah
untuk lanjut kuliah ke LN ada yang menerima D3?
-
Untuk D3 bisa ambil student college
untuk lanjut S1, karena sebelumnya sudah memiliki sertifikat D3. Atau bisa juga
kuliah di Indonesia terlebih dahulu untuk S1 lalu lanjut apply ke Jerman.
7. Kalau
kuliah sambil kerja bagaimana dengan kuliahnya? Tidak terganggu kah?
-
Tergantung diri kita sendiri,
dikarenakan disini absen tidak dihitung nilai, maka bisa saja jika tidak
mengikuti kelas, tetapi saran saya jangan sampai skip kelas utamakan kuliah. Disini
juga toleransi bekerjanya tinggi, terutama pada mahasiswa, jadi kita bisa ambil
jam kerja pada saat tidak ada jadwal kuliah.
Cara cek jurusan di Jerman:
Comments
Post a Comment