Notulensi INPEX Scholarship (Japanese Scholarship Series 2)
Bismillahirrohmanirrohim... Assalamualaikum teman-teman...
Perkenalkan Saya Wulan Indah Suari selaku moderator yang akan memandu acara seminar online pada malam hari ini. Baiklah kali ini kita akan mengupas kisah dari kak Elzava dalam Seminar Online PPM
Japanese Scholarship Series 2
INPEX Scholarship
Kak Elzava: Assalamualaikum, Halo semuanya.. Selamat malam dari Jepang.. Sekarang aku lagi study S2 tepatnya di Osaka University, sekarang aku memasuki tahun kedua di jurusan Biologycal Science. Dulu pas S1 aku study di Universitas Brawijaya, Malang.
Topik Pertama. Jenis beasiswa apasih yang aku dapet dan apa persyaratannya? Jadi aku kuliah di Jepang ini mendapatkan beasiswa Inpex Scholarship, jadi Inpex fondation adalah salah satu perusahaan minyak dan gas bumi di jepang, hampir sama kayak Pertamina kalau di Indonesia. Jadi Inpex ini membuka beasiswa setiap tahun dan tiap tahunnya diambil 3 orang penerima beasiswa. Pemberian beasiswa ini durasinya maksimum sekitar 2 tahun 8 bulan, dengan rincian biasanya mereka harus research student dulu selama 6 bulan/ 1 semester baru lanjut ke master. Jadi selama research student 6 bulan di Jepang ini mereka juga sambil belajar bahasa jepang.
Beasiswa ini mencakup apa aja sih? Yang pertama ada school expensive biasanya kayak biaya ujian masuk, entrance fee(biaya masuk) dll tergantung kampus, kedua ada uang beasiswa perbulan, terakhir ada tiket pesawat untuk berangkat dari jakarta ke tokyo dan pulang dari tokyo ke jakarta. Jadi diluar tiga itu untuk passport, visa dan keperluan lain-lain itu biaya sendiri.
Untuk persyaratanya kurang lebih ada 6, tapi aku nyampein 3 yang paling harus diperhatiin. Yang pertama, harus warga negara Indonesia yang berusia kurang dari 30 tahun waktu submit aplikasi. Harus lulus s1 dari lulusan natural sciences(mipa, tektik, farmasi, pertanian, perikanan), ipk +3,0. Tidak sedang menerima beasiswa lain. Harus kondisi sehat, harus dapet ijin dari institusi bekerja. Yang terakhir ini, temen2 diijinkan berkuliah di kampus tujuan.
http://www.inpex-s.com/announce-of-scholarship/
Moderator: LoA itu juga termasuk syarat pendaftaran nya juga kah kak?
Kak Elzava: Lumayan enak kok persyaratannya, gak perlu tes bebas narkoba atau IELTS. Pake TOEIC pun bisa. Gak wajib sih, tapi jadi poin plus kalo ada “surat sakti” ini. Karena kalo ada surat ini, berarti profesornya udah setuju.
Moderator: kakak kemaren juga menggunakan LoA pas daftar INPEX?
Kak Elzava: Yapp, kemarin pake LoA tapi masih yang conditional karena lagi belum ujian tulis
Moderator : oya kak untuk ibadah nya sendiri gimana kak disana?
Kak Elzava : Kalo lagi di kampus, bisa sholat di mushola (ada mushola juga anw) Trus kalo misal di tempat umum gitu bisa gelar alas di spot yang jarang dilewati orang. Atau misal kalo lagi di transportasi umum bisa sambil duduk
SESI TANYA JAWAB
Riri Arum Sukmadinda_Asal Kota: Madiun_Kampus: STIKES BHM MADIUN_Pertanyaan:
1. Bagaimana cara mendapatkan beasiswa ke Jepang dengan lulusan dibidang kesehatan khususnya "perawat" yang ingin melanjutkan S2 ny?
2. Jika mendapatkan beasiswa tersebut, kapan mulai study di Jepang?
3. Apakah hanya beasiswa belajar saja / ada tambahan untuk biaya hidup selama di Jepang?
Kak Elzava: 1. Rajin hunting beasiswa karena beasiswanya banyak banget. Sayangnya kalo keperawatan belum bisa kalo pake Inpex, mungkin bisa dicoba Mitsui atau Ajinomoto
2. Kalo ini tergantung beasiswa plus tergantung perjanjian sama profesornya, bisa intake April atau Oktober
3. Ini juga tergantung beasiswa apa, ada yang cuma ngecover uang kuliah, ada yang ngecover uang kuliah sama biaya hidup
Kak Elzava: 1. Rajin hunting beasiswa karena beasiswanya banyak banget. Sayangnya kalo keperawatan belum bisa kalo pake Inpex, mungkin bisa dicoba Mitsui atau Ajinomoto
2. Kalo ini tergantung beasiswa plus tergantung perjanjian sama profesornya, bisa intake April atau Oktober
3. Ini juga tergantung beasiswa apa, ada yang cuma ngecover uang kuliah, ada yang ngecover uang kuliah sama biaya hidup
2. Zaitun Hasanah_Serang_Untirta_ Saya sudah coba cari beberapa informasi, tapi belum benar-benar paham langkah awal apa yang harus dilakukan dan bagaimana mekanisme pendaftaran kuliah dan beasiswa untuk bisa lanjut studi S2 di Jepang (tepatnya Hokkaido University). Terima kasih.
3. Devi Kurnia Sari_ kampus Institut Pertanian Bogor_pertanyaan bagaimana tips tips agar kita mendapatkan berbagai macam beasiswa ke luar negeri, mohon di jawab. Dan terima kasih kakak😊. Wassalamualaikum
4. Devisa_Grobogan_MAN02 GROBOGAN_kak.. Apa yang menarik dari sistem pendidikan di Jepang daripada negara lain khususnya negara-negara eropa? Lalu untuk dapat menempuh studi di Jepang apa saja yang perlu kita persiapkan kak ?
5. Radha Wilson Putri_temanggung_MA Alhuda_kak apa saja yang harus di persiapkan untuk bisa apply beasiswa (general) sementara jika kita belum punya sertifikat toefl kira kira untuk bisa menguasai test toefl butuh berapa lama ?
Kak Elzava:
2. Kalo di Jepang, skema normalnya kayak gini:
- Nentuin mau lanjut di kampus atau lab mana yang sesuai minat, trus cari kontaknya di website kampus atau lab
- Kontak trus kasi jeda buat bales maks 2 minggu
- Kalo dibales n responnya positif, lanjut diskusi masalah planning kedepan (riset, entrance, beasiswa)
- Kalo belum dibales, bisa diemail lagi, bisa juga move on ke kampus atau lab lain
FYI, profesorku yang sekarang ini profesor ke 8 yang aku email. Yang sebelum”nya ada yang gak bales, ada yang bales tapi bilang kalo gak bisa terima mahasiswa baru karena mau pensiun, dll. Jadi kalo belum “dapet” di pencarian pertama, jangan putus asa, coba lagi coba lagi kayak ciki” itu sampe dapet hadiahnya 😂
Tambahan lagi, jadi waktu itu aku ngelist 100 profesor yang sekiranya sesuai sama minatku n linear sama jurusanku pas S1. Aku urutin dari yang paling aku minati, aku taruh di 40 list pertama
3. Tips biar dapet beasiswa luar negeri kalo dari aku pribadi itu cuma restu dari orang tua terutama ibu.
Karena ternyata banyak lho temen” yang aslinya orang tuanya belum ridho kalo anaknya kuliah di luar negeri n ini yang seringkali menghambat. Jadi kalo temen” mau lanjut studi di luar negeri, tolong bener” pastiin kalo orang tua terutama ibu udah fix beneran setuju.
4. Kalo di jepang ini perkuliahan di kelasnya gak banyak dan bukan prioritas. Lebih ditekankan ke labwork, jadi mahasiswanya udah mulai penelitian sejak semester 1. Misal kayak labku sekarang nih, anak”nya pada stay di lab 10-12 jam per hari n mereka juga tetep masuk meskipun hari sabtu. Kalo di Europe kan lebih banyak kuliahnya daripada risetnya.
Kalo yang perlu disiapin menurutku lebih ke mental sih karena tinggal di luar negeri gak seindah yang terlihat di feed instagram.
5. IPK > 3.0
IELTS min 6.5 atau TOEIC min 850
Surat rekomendasi min. dari 2 orang n kalo bisa yang udah profesor
Tergantung sih soalnya tiap orang beda”, rajin” latian aja kayak nonton film bahasa inggris tanpa subtitle (awalnya susah emang tapi harus dibiasain), atau dengerin lagi bahasa inggris trus nyoba nyatet liriknya tanpa googling, baca artikel” bahasa inggris (bisa online atau offline)
Closing Statement:
Your competition isn’t other people, your competition is:
1. Your procrastination
2. Your ego
3. The knowledge you neglect to learn
4. Negative behavior you’re nurturing
5. Your lack of creativity
Fight against all of those 5 and I pray we stay humble.
Bismillahirrohmanirrohim... Assalamualaikum teman-teman...
Perkenalkan Saya Wulan Indah Suari selaku moderator yang akan memandu acara seminar online pada malam hari ini. Baiklah kali ini kita akan mengupas kisah dari kak Elzava dalam Seminar Online PPM
Japanese Scholarship Series 2
INPEX Scholarship
Kak Elzava: Assalamualaikum, Halo semuanya.. Selamat malam dari Jepang.. Sekarang aku lagi study S2 tepatnya di Osaka University, sekarang aku memasuki tahun kedua di jurusan Biologycal Science. Dulu pas S1 aku study di Universitas Brawijaya, Malang.
Topik Pertama. Jenis beasiswa apasih yang aku dapet dan apa persyaratannya? Jadi aku kuliah di Jepang ini mendapatkan beasiswa Inpex Scholarship, jadi Inpex fondation adalah salah satu perusahaan minyak dan gas bumi di jepang, hampir sama kayak Pertamina kalau di Indonesia. Jadi Inpex ini membuka beasiswa setiap tahun dan tiap tahunnya diambil 3 orang penerima beasiswa. Pemberian beasiswa ini durasinya maksimum sekitar 2 tahun 8 bulan, dengan rincian biasanya mereka harus research student dulu selama 6 bulan/ 1 semester baru lanjut ke master. Jadi selama research student 6 bulan di Jepang ini mereka juga sambil belajar bahasa jepang.
Beasiswa ini mencakup apa aja sih? Yang pertama ada school expensive biasanya kayak biaya ujian masuk, entrance fee(biaya masuk) dll tergantung kampus, kedua ada uang beasiswa perbulan, terakhir ada tiket pesawat untuk berangkat dari jakarta ke tokyo dan pulang dari tokyo ke jakarta. Jadi diluar tiga itu untuk passport, visa dan keperluan lain-lain itu biaya sendiri.
Untuk persyaratanya kurang lebih ada 6, tapi aku nyampein 3 yang paling harus diperhatiin. Yang pertama, harus warga negara Indonesia yang berusia kurang dari 30 tahun waktu submit aplikasi. Harus lulus s1 dari lulusan natural sciences(mipa, tektik, farmasi, pertanian, perikanan), ipk +3,0. Tidak sedang menerima beasiswa lain. Harus kondisi sehat, harus dapet ijin dari institusi bekerja. Yang terakhir ini, temen2 diijinkan berkuliah di kampus tujuan.
http://www.inpex-s.com/announce-of-scholarship/
Moderator: LoA itu juga termasuk syarat pendaftaran nya juga kah kak?
Kak Elzava: Lumayan enak kok persyaratannya, gak perlu tes bebas narkoba atau IELTS. Pake TOEIC pun bisa. Gak wajib sih, tapi jadi poin plus kalo ada “surat sakti” ini. Karena kalo ada surat ini, berarti profesornya udah setuju.
Moderator: kakak kemaren juga menggunakan LoA pas daftar INPEX?
Kak Elzava: Yapp, kemarin pake LoA tapi masih yang conditional karena lagi belum ujian tulis
Moderator : oya kak untuk ibadah nya sendiri gimana kak disana?
Kak Elzava : Kalo lagi di kampus, bisa sholat di mushola (ada mushola juga anw) Trus kalo misal di tempat umum gitu bisa gelar alas di spot yang jarang dilewati orang. Atau misal kalo lagi di transportasi umum bisa sambil duduk
SESI TANYA JAWAB
Riri Arum Sukmadinda_Asal Kota: Madiun_Kampus: STIKES BHM MADIUN_Pertanyaan:
1. Bagaimana cara mendapatkan beasiswa ke Jepang dengan lulusan dibidang kesehatan khususnya "perawat" yang ingin melanjutkan S2 ny?
2. Jika mendapatkan beasiswa tersebut, kapan mulai study di Jepang?
3. Apakah hanya beasiswa belajar saja / ada tambahan untuk biaya hidup selama di Jepang?
Kak Elzava: 1. Rajin hunting beasiswa karena beasiswanya banyak banget. Sayangnya kalo keperawatan belum bisa kalo pake Inpex, mungkin bisa dicoba Mitsui atau Ajinomoto
2. Kalo ini tergantung beasiswa plus tergantung perjanjian sama profesornya, bisa intake April atau Oktober
3. Ini juga tergantung beasiswa apa, ada yang cuma ngecover uang kuliah, ada yang ngecover uang kuliah sama biaya hidup
Kak Elzava: 1. Rajin hunting beasiswa karena beasiswanya banyak banget. Sayangnya kalo keperawatan belum bisa kalo pake Inpex, mungkin bisa dicoba Mitsui atau Ajinomoto
2. Kalo ini tergantung beasiswa plus tergantung perjanjian sama profesornya, bisa intake April atau Oktober
3. Ini juga tergantung beasiswa apa, ada yang cuma ngecover uang kuliah, ada yang ngecover uang kuliah sama biaya hidup
2. Zaitun Hasanah_Serang_Untirta_ Saya sudah coba cari beberapa informasi, tapi belum benar-benar paham langkah awal apa yang harus dilakukan dan bagaimana mekanisme pendaftaran kuliah dan beasiswa untuk bisa lanjut studi S2 di Jepang (tepatnya Hokkaido University). Terima kasih.
3. Devi Kurnia Sari_ kampus Institut Pertanian Bogor_pertanyaan bagaimana tips tips agar kita mendapatkan berbagai macam beasiswa ke luar negeri, mohon di jawab. Dan terima kasih kakak😊. Wassalamualaikum
4. Devisa_Grobogan_MAN02 GROBOGAN_kak.. Apa yang menarik dari sistem pendidikan di Jepang daripada negara lain khususnya negara-negara eropa? Lalu untuk dapat menempuh studi di Jepang apa saja yang perlu kita persiapkan kak ?
5. Radha Wilson Putri_temanggung_MA Alhuda_kak apa saja yang harus di persiapkan untuk bisa apply beasiswa (general) sementara jika kita belum punya sertifikat toefl kira kira untuk bisa menguasai test toefl butuh berapa lama ?
Kak Elzava:
2. Kalo di Jepang, skema normalnya kayak gini:
- Nentuin mau lanjut di kampus atau lab mana yang sesuai minat, trus cari kontaknya di website kampus atau lab
- Kontak trus kasi jeda buat bales maks 2 minggu
- Kalo dibales n responnya positif, lanjut diskusi masalah planning kedepan (riset, entrance, beasiswa)
- Kalo belum dibales, bisa diemail lagi, bisa juga move on ke kampus atau lab lain
FYI, profesorku yang sekarang ini profesor ke 8 yang aku email. Yang sebelum”nya ada yang gak bales, ada yang bales tapi bilang kalo gak bisa terima mahasiswa baru karena mau pensiun, dll. Jadi kalo belum “dapet” di pencarian pertama, jangan putus asa, coba lagi coba lagi kayak ciki” itu sampe dapet hadiahnya 😂
Tambahan lagi, jadi waktu itu aku ngelist 100 profesor yang sekiranya sesuai sama minatku n linear sama jurusanku pas S1. Aku urutin dari yang paling aku minati, aku taruh di 40 list pertama
3. Tips biar dapet beasiswa luar negeri kalo dari aku pribadi itu cuma restu dari orang tua terutama ibu.
Karena ternyata banyak lho temen” yang aslinya orang tuanya belum ridho kalo anaknya kuliah di luar negeri n ini yang seringkali menghambat. Jadi kalo temen” mau lanjut studi di luar negeri, tolong bener” pastiin kalo orang tua terutama ibu udah fix beneran setuju.
4. Kalo di jepang ini perkuliahan di kelasnya gak banyak dan bukan prioritas. Lebih ditekankan ke labwork, jadi mahasiswanya udah mulai penelitian sejak semester 1. Misal kayak labku sekarang nih, anak”nya pada stay di lab 10-12 jam per hari n mereka juga tetep masuk meskipun hari sabtu. Kalo di Europe kan lebih banyak kuliahnya daripada risetnya.
Kalo yang perlu disiapin menurutku lebih ke mental sih karena tinggal di luar negeri gak seindah yang terlihat di feed instagram.
5. IPK > 3.0
IELTS min 6.5 atau TOEIC min 850
Surat rekomendasi min. dari 2 orang n kalo bisa yang udah profesor
Tergantung sih soalnya tiap orang beda”, rajin” latian aja kayak nonton film bahasa inggris tanpa subtitle (awalnya susah emang tapi harus dibiasain), atau dengerin lagi bahasa inggris trus nyoba nyatet liriknya tanpa googling, baca artikel” bahasa inggris (bisa online atau offline)
Closing Statement:
Your competition isn’t other people, your competition is:
1. Your procrastination
2. Your ego
3. The knowledge you neglect to learn
4. Negative behavior you’re nurturing
5. Your lack of creativity
Fight against all of those 5 and I pray we stay humble.
Comments
Post a Comment