Skip to main content

NOTULENSI SEMINAR ONLINE STUDY ABROAD SUDAN

OPENING STATEMENT
Hallo temen - teman semua dimanapun berada. Alhamdulillah atas izin Allah swt akhirnya diberi kesempatan buat sharing sama temen -teman semua...
Dimanapun temen- teman berada, jangan lupa semangat untuk menuntut ilmu. Karena yang menentukan masa depan kita bukan dimana kita kuliah, tapi seberapa besar usaha kita dalam belajar.

MATERI
 Jenis beasiswa yang kakak dapet ini beasiswa apa sih kak? Persyaratannya apa saja?
Jadi saya ceritanya dapat beasiswa parsial dari _Students Walfare Organization_ atau bahasa arabnya نيدفاولا بلطلا ةياعرلا ةمظنم yang mana merupakan anak dari organisasi WAMY (World Association for Moslem Youth) di Saudi Arabia.Beasiswanya berupa pembebasan biaya studi selama melangsungkan studi S1 di Sudan ini.
Untuk persyaratannya sangat mudah hanya perlu mengirimkan ijazah beserta transkrip asli, FC Passpor, Surat Keterangan Sehat, SKCK yang semuanya diterjemahkan ke dalam bahasa arab.

 Berarti beasiswa ini bukan beasiswa yang dari kemenag yah kak?
Yaps. Saya bukan penerima beasiswa dari Kemenag. Tapi sudah 3 tahun saya ngurusin teman – teman yg keterima lewat jalur kemenag.
Semua beasiswa yg tersedia di Sudan ini hanyalah beasiswa Parsial. Termasuk beasiswa dari Kemenag dan jalur lainnya. Hanya berupa pembebasan biaya kuliah saja.Ya lumayan lah. Daripada harus bayar biaya kuliah 500-700 dollar per semester.

 Berarti untuk biaya yg lainnya kita tanggung sendiri kak?
Iyaps. Biaya hidup, izin tinggal, rumah, buku, dll menjadi tanggungan kita. Ya kurang lebih sama lah seperti di Mesir, dll.

 Kapan sih kak jadwal pendaftarannya? Webnya apa?
Biasanya beasiswa melalui jalur yayasan wafidin ini dibuka bulan Maret dan melalui organisasi yg sudah menjalin kerjasama dengan organisasi tersebut diantaranya (PIP PKS Sudan, PCI NU Sudan, IKRAR - Arrayah, Keluarga Mahasiswa Aceh Sudan dan PPI Sudan) namun untuk PPI Sudan tahun ini tidak membuka pendaftaran tersebut. Lalu untuk Kemenag, masih dibuka pendaftaran hingga 2 Mei 2018.
Bisa cek di pcinusudan.com / diktis.kemenag.go.id / info- pendidikan.com .

 Berarti tahun ini pendaftaran nya tidak dibuka ya kak untuk jalur yayasan wafidin?
Hanya yg jalur PPI Saja, sisanya tetap dibuka.

 Apakah hanya dari lulusan pesantren saja yg bisa mendaftar? Bagaimana untuk lulusan SMA / SMK apakah bisa mendaftar ?
Tidak. Sudan tidak mewajibkan harus lulusan pesantren. Yang terpenting di ijazahnya ada minimal 7 pelajaran dan usia ijazah tidak lebih dari 2 tahun

 Jurusan apa sih yang kakak ambil disana? Dan kenapa kakak ambil jurusan itu?
Saya sekarang ambil jurusan Dirosat Islamiah atau bahasa Indonya Studi Islam
Kenapa saya ambil ini
1. Ketertarikan saya pada studi pemikiran dan teology;
2. Pelajaran yang dipelajari sangatlah luas dan banyak dan mempelajari hampir; seluruh aspek penting dalam ilmu keislaman;
3. Saya pun sangat suka dengan sejarah islam.

 Sistem pendidikan disana seperti apa sih kak? Apakah disana lebih mengutamakan pelajaran tentang keislamannya?
Yaps. Di sini sangat mengutamakan pelajaran keislaman. Sebagai contoh fakultas kedokteran di sini. Mereka masa studi s1 selama 5 tahun. Namun tahun pertama diisi full oleh pelajaran hadits, fiqih, shirah, quran, dll
Sistem mengajar masih menggunakan metode lama yaitu ceramah. Ya jarang diskusi, dll. Beda sama kampus2 di Indo.

 Apa sih kak keistimewaan Sudan?
Keistimewaannya buat temen2 yg mau belajar bahasa arab, perlu diketahui bahwa bahsa arab di Sudan ini skrg adalah yg paling murni dibandingkan negara lain. Bahkan bahasa pasar mereka pun mengambil dari bahasa arab fushah (resmi) sehingga mudah untuk dipahami.

 Bagaimana kehidupan disana? Mulai dari segi makanan, budaya, dan biaya hidup disana kak?

 Kehidupan sih kalau boleh jujur hampir sama lah dengan Indonesia
tahun 70an.

 Budaya mereka adalah budaya campuran antara budaya Arab dan
Afrika. Jadi keunikan tersendiri.

 Makanan disinipun ya campuran antara makanan arab dengan afrika.  Kalau ngomongin biaya hidup sih sebenernya gak terlalu jauh ya dengan di Indonesia. Sebagai contoh 1 piring nasi dan ayam seperempat ekor itu kurang lebih 35 SDG atau sekitar 13 rb rupiah.
Ongkos coaster (bis seukuran kopaja atau metro mini) 1 kali jalan 2-3 SDG atau sekitar seribu rupiah. Ayam 1 kgsekitar 25rb rupiah.

 Tempat tinggal per bulan ya sekitar 300rb - 700rb rupiah (tergantung tempat yg kita tinggali).

 Kalau di kota besar itu biayanya lebih besar ya kak?
Ini sudah biaya hidup di ibu kota, Khartoum. Kalau di pedesaan ya lebih murah lagi. Mahasiswa Indonesia saat ini hajya ada di 3 kota. Khartoum, Omdurman dan Wad Madani.

 Kakak disana apakah bisa kerja part time untuk mencukupi kebutuhan hidup?
Jadi di sini tidak ada hitungan kerja part time. Ketika kerja harus bekerja hitungan full. Maklum sih negara di Afrika ya masih belum semaju Jepang, Korea, eropa, dll.

 Sudan termasuk negara afrika kak? Bukan timur tengah?
Secara letak sih gabisa dimasukkan ke timur tengah bersama Mesir, Tunis, Libya, Aljazair, Maroko, tapi secara budaya ya masih masuk negara arab Sudan sama Saudi hanya dibatasi laut merah saja. Kalau naik pesawat
dari Khartoum ke Jeddah hanya sekitar 1.5 jam.

SESI PERTANYAAN
1) Agus Mafrudi - Uin suka
Q : Bagaimana pendidikan dan politik di Sudan? Apa bedanya dengan
Indonesia?
A : Kondisi politik di Sudan sekarang sedang mulai kurang stabil karena ada oknum yg mau menjatuhkan presiden berkuasa dengan merusak kondisi ekonomi. Tapi so far sih masih cukup aman dan kondusif. Kondisi pendidikan kalau kuliah ya gak beda jauh dengan UIN jaman dahulu kala ya. Metode ceramah. Dosen menjelaskan, kita nyatet, dll.

2) Cecep Irawan - Ners STIKja
Q : Beasiswa Sudan ada ga yg buat S2 kesehatan?
A : . Sementara ini utk beasiswa di Sudan yg diberikan kepada pelajar Indonesia hanya jurusan islam saja.

3) Fida Fauziah - Uin Walisongo
Q : Beasiswa ini untuk jenjang apa aja? Kalau yang sedang kuliah
semester 4 mau daftar bagaimana? Apakah bisa?
A : Umumnya beasiswa yg diberikan utk jenjang S1 saja. Untuk pascasarjana kebanyakan beasiswa hanyalah untuk mou lembaga saja. Bisa saja daftar ntuk S1 lagi selama ijazah tidak lebih dari 2 tahun usianya. Temen2 pasca sarjana di sini kebanyakan daftar dan bayar
mandiri. Dengan biaya sekitar $600-$6000 tergantung kampusnya.

4) Firyal Nabilah - Ponpes Al Muchtar
Q : Kak, univ apa aja yg cocok untuk kaum akhwat?
A : Semua kampus terbuka untuk ikhwan dan akhwat dengan kelas yg dipisah dan jadwal yg dipisah juga. Sejauh ini kampus yg sudah ada akhwat Indonesianya adalah Kampus Universitas Internasional Afrika, Universitas Islam Omdurman dan Universitas Al Quran Omdurman.

5) Yessica Mayasari - SMAN 1 Pagaralam
Q : Kak, univ Sudan yg paling Bagus untuk belajar Tafsir Qur'an di univ
apa?
A : Menurut saya sih yg paling bagus untuk Tafsir masih Universitas Internasional Afrika.

6) Rien - STIE IBNU SINA BATAM
Q : Bagaimana cara mendapatkan beasiswa yang jalurnya mudah di jangkau? Mengapa rata-rata siswa/mahasiswa saat ini pengen dapat beasiswa tapi malas belajar, tapi mereka pengen berusaha mendapatkan beasiswa miskin dengan cara bersungguh -sungguh melengkapi data yg diminta?
A : Tentunya pandai - pandai mencari informasi dan konsultasi dengan para penerima beasiswa. Minta dibimbing dan diajarkan tips triknya. Yang paling penting kita harus tau apa yg jadi minat kita, jurusannya apa, dan masalah negara serta kampus dimana, itu nomor sekian lah. Krena yg paling penting kan kitanya.
Inilah tabiat manusia. Pengennya enak, tapi gak mau usaha. Ingat, dapat beasiswa belum tentu kita sukses di kemudian hari. Kesuksesan tak akan pernah mengkhianati proses dan kerja keras.

7) Tiaranisa
Q : Disana pembawaan materi oleh dosen menggunakan bahasa apa? Apakah bahasa inggris, atau mungkin bahasa arab?
Dan apabila saya lulusan sma, apakah perbedaan ilmu pengetahuan islamnya beda jauh? Maksud saya, bisakah saya mengejar ketertinggalan ilmu saya?
A : Disini bahasa pengantar full bahasa Arab. Kalau tertinggal materi, ya masih bisa kok dikejar. Tinggal kitanya rajin bertanya dan sharing dengan para senior. Saya pun bukan lulusan pesantren murni. Hanya boarding school islam. Secara materi keislaman ya awalnya pasti akan merasa ketinggalan, terseok seok, dll. Tapi kalau kita mau usaha mencari dan bertanya, Insya Allah pasti bisa.

8) Rien Fd
Q : Jadi, beasiswa itu tidak menjadi jaminan kesuksesan ya? Sementara kita sudah mati - matian mendapatkan beasiswa itu?
A : Yaps. Jujur. Banyak orang, mati - matian di awal nyari beasiswa, dapetin beasiswa. Setelah dapat beasiswa malah malas dalam belajar, jalan-jalan aja kerjaannya, bolos bahkan ujian pun gak masuk dan gak belajar, alhasil? Ya belajarnya gagal di negara tersebut, pulang gak jadi apa2, dll
Kedua, kepintaran seseorg pun gak menentukan kesuksesan dia. Ada banyak orang-orang pintar, tapi kadang mereka susah bersosialisasi. Atau sangat individualist. Yang begini nih akan sulit berkomunikasi dengan org, sulit melihat masalah masyarakat yg hrus diselesaikan, alhasih. Malah menambah maslaah di masyarakat

9) Rien Fd
Q : Jadi.. Apa sih sebenarnya yg menjamin kesuksesan itu? A : Intinya 1. Luruskan niat kita utk mencari ilmu dan mengharapkan keridhoan. Beasiswa itu sarana aja yang diberikan Allah kepada kita. Namanya amanah ya harus ditunaikan dengn sebaik – baiknya. Keridhoan Allah, Orangtua, Ibadah, komitmen dan kerja keras Gagal itu pasti. Gaada manusia di dunia ini yang diciptakan
tanpa harus menghadapi kegagalan ataupun kesulitan. Tapi dengan keikhlasan komitmen dan kerja keras yang tentunya dibarengi dengan ibadah dan bakti kita kepada orangtua inilah yg akan mendatangkan ridho Allah swt.
Saya teringat ketika seleksi utk beasiswa pertukaran pelajar ke Amerika Serikat pada 2011 silam. Kami dari satu sekolah ada kurang lebih 70 orang yg mendaftar. Setelah melalui seleksi tingkat provinsi, tersisa hanya 10 orang dari sekolah kami. Padahal mereka berempat adalah anak - anak cerdas, pintar, dan sholeh. Mereka biasa rank 1 di kelasnya.
Ada empat orang yang kemudian ketika meminta izin orang tuanya namun orang tua mereka enggan mengizinkan. Singkat cerita mereka memaksakan ikut seleksi tahap lanjutan dan hasilnya, tidak ada satupun dari mereka yg lolos
Pada akhirnya tinggal tersisa 3tiga orang yg lolos hingga berangkat ke Amerika pada tahun 2013 dengan biaya full gratis dari pemerintah Amerika Serikat.
1. Teman saya yang secara rank sering ada di tengah, namun memiliki kemampuan bahasa inggris yg cukup mumpuni.
2. Teman saya yang cukup pintar matematika namun sering jatuh di pelajaran lain namun punya semangat sosial yg tinggi.
3. Saya yang bahasa inggris tidak pernah tidak remedial dan lemah secara akademik.
Namun kalau ditanya apa yg memudahkan langkah kami bertiga? Hanya satu support dan doa orangtua serta keinginan mencari tahu. Orang memandang “ih ngapain sih ke Amerika ujung2nya
tinggal kelas?” Ya kami memang tinggal kelas 1 tahun karena program ini. Namun pada akhirnya kami menikmati proses itu. Kedua teman saya kini mendapat beasiswa parsial utk berkuliah S1 di Jepang dan bahkan yg 1 mendapat kesempatan kembali exchange ke Mexico dan magang di Markas PBB, yang satunya lagi jadi asisten professor di Jepang. Dan saya sekarang ada di Sudan.
Jadi intinya satu. Terus semangat belajar, mencari, bekerja keras dan selagi masih ada, senantiasalah berbakti dan memohon doa dari orangtua kita

10) Apri Kuncoro - SMA MUHAMMADIYAH 1 GOMBONG KEBUMEN
Q : Kak, bagaimana dengan yg mempunya disabilitas? Seperti cacat gitu,
tetapi untuk prestasi bisa mengikuti. Apakah bisa mendaftar?
A : Sebenarnya bisa saja bagi kawan2 yg memiliki disabilitas. Namun tetap harus ada yg mendampingi.Di kelas saya ada kurang lebih 10 orang yang tuna netra. 2 orang yg datang harus menggunakan kursi roda. Namun masya Allah juhud mereka betul2 luar biasa. Cuma ya nanti kembali ke kebijakan kampus Yaps. Intinya itu. Jangan patah semangat. Kalau niat, usaha dan tujuan baik. Allah pasti bukakan jalannya kok. ارسي رسعلا عم نا

11) Q : Bagaimana sih kak tips and trik dapetin beasiswa ini ?
A : Beasiswa di Sudan yg harus melalui tes hanyalah melalui kemenag. Sisanya, hanya kirim berkas saja.

12) Akmal Maulana
Q : Di Sudan mayritas Mazhab nya apa? Banyak orang beranggapan kalo kuliah di timur tengan nanti pulang ke Indonesia, lalu berdebat dengan orang Indonesia, yang mayoritas Syafi’i.lantas paradigma masyarakat “sesat tuh” padahal itu beda Mazhb doang. Gimana bang solusinya? A : Maliki.Inilah pentingnya keluasan ilmu kita. Mengambil Arjahud dalil boleh, tapi tidak kemudian menganggap yang lain salah. Ketika menganggap Mazhabnya paling benar, paling sholeh dan menyalahkan yang lain, kan sama saja menyalahkan imam madzhab yang lain. Siapalah kitayang faqir ilmu inidibandingkan Imam Syafi’i?


KESIMPULAN
Jadi yang penting sih banyak - banyakin doa aja. Jadi pada intinya adalah sebelum temen - temen menentukan mau kuliah dimana dan kampus apa, ada bbrp hal yg harus temen- temen lakukan.
a. Tentukan dulu jurusan atau bidang apa yang memang betul – betul ingin teman-teman pelajari dan dalami.
b. Cari informasi sebanyak - banyaknya dan selengkap - selangkapnya terkait tempat terbaik utk menempuh studi tersebut
c. Banyak sharing dan bertanya kepada org yg tahu tentang potensi diri kita dan juga kepada mahasiswa atau alumni dari tempat tujuan kita belajar. Karena bisa jadi negara yang kita inginkan untuk belajar di sana, belum tentu pas atau cocok untuk jurusan yg ingin kita dalami. Hilangkan stigma bahwa “saya harus kuliah di luar negeri” “pokoknya kuliah di luar negeri” “kuliah di negara ini lebih keren” dll sebagainya.
Karena mencari beasiswa itu bukan cuma soal gengsi jurusan dan peringkat kampus lho ya! Tapi juga gimana kita hidup dan bersosialisasi. Bisa jadi negara yang kita tuju tidak cocok untuk masa depan kita, potensi kita, kenyamanan kita. Karena kesungguhan dalam belajar harus diawali dengan kenyamanan.
Tetap semangat semuanya. Dimanapun kita belajar. Ayo kita sungguh2 dalam belajar. Karena belajar itu tidak mengenal tempat dan waktu. Dimanapun, kapanpun, kita bisa jemput kesuksesan kita dengan jalan kita masing2. Perkaya diri dengan ilmu dan karya. Biarlah org yang melihat bahwa kita layak utk berada di atas Allah tidak melihat kita ada dimana, tapi Allah melihat seberapa besar usaha kita dan kemampuan kita.
Assalamualikum Warahmatullahi Wabarakatuh ~ Facebook : M Ruhiyat Haririe IG : @haririang
Nomer : +249111673998

Comments

Popular posts from this blog

Meraih Gelar Ganda dengan AAS

  Notulensi Seminar AAS Moderator : “Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh terimakasih kepada ka  nanda yang sudah menyempatkan diri untuk menjadi narasumber kami hari ini, sebelumnya kami ingin mengucapkan selamat hari raya idul adha kepada rekan-rekan dan selamat malam kepada teman-teman di Indonesia, pada hari ini kita akan membahas meraih gelar ganda dengan AAS. Kepada narasumber dipersilahkan memeberi sambutan” Nanda : “Baik terimakasih kepada ka Akbar selaku moderator, Saya Nanda Nur Sofyana, teman-teman bisa panggil Saya nanda, semoga seminar online kali ini Saya dapat membantu sebagai pemateri dengan judul meraih gelar ganda AAS(Australian Award Scholarship)” Moderator : “Oiya ka bisa beritahu darimana asal kakak, S1 nya di mana atau jurusan apa? Nanda : “ Jadi Saya ini lahir di Aceh dari Syiah Kuala University jurusan Ilmu Ekonomi Pembangunan. Saya masuk tahun 2011 lulus 2015, terus Saya apply beasiswa 2016.” Moderator : “ Jadi kakak di Australia, berangkatnya?” ...

Studi Kedokteran di Turki?! Siapa takut!

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Merhaba arkadaşlar (halo temen temen) Nasılsınız? (apa kabar?), Semoga temen temen semua dalam keadaan sehat wal afiat dan apabila ada yang kurang sehat semoga Allah SWT memberinya kesehatan. Aamiin :). Terima kasih seluruh temen temen yang sudah ikut dan hadir dalam acara  luar biasa banget, saya yakin insyaallah temen temen semua akan menjadi orang sukses. Aamiin. Dan terimakasih juga kepada moderator yang keren banget,yang kece banget, Mas Tajul juga seluruh panitia PPM  yang telah mengizinkan Dhika mengisi acara iniAda pepatah yang bilang, "tak kenal maka ~tak sayang~ taarufan". Boleh ya kita kenalan, kali aja nanti taarufan :D. Perkenalkan nama lengkap saya, Andhika Rahman Temen temen boleh panggil saya Andhika . Alhamdulillah sekarang Dhika sedang menempuh pendidikan sarjana di Istanbul University, Fakultas Kedokteran. Saya orang asli Padang tapi tinggal di Depok.  Sebelumnya kenapa saya memili...

Menggapai Asa Bersama YBM BRI

  NOTULANSI SEMINAR ONLINE YBM BRI (Menggapai Asa Bersama YBM BRI) 08 Agustus 2020 Pukul 19.00- 21.00 WIB   Pemateri : Kafa 'Aisyana Ni'mah Moderator : Lusyiana Dewi Ni geum  Assalamualaikum, selamat malam teman-teman. gimana kabarnya semua? Semoga senantiasa baik yaa. Perkenalkan, saya lusy yg akan menjadi moderator seminar online PPM pada malam hari ini. Pasti udah pada ga sabar kann? Nahh, langsung aja kita mulai yaaaa. Berikut akan saya kirim CV dari pembicara kita malam ini, kak Kafa 'Aisyana Ni'mah. silahkan dibaca dulu yaa, saya beri waktu 10 menit untuk membaca CV☺️   Pemateri: Selamat malam, teman-teman PPM! Semoga berkenan ya, dengan pemaparan dari saya selama online seminar ini nanti:) Tak kenal maka kenalan, Panggil saja Kafa, mahasiswa baru naik semester tiga (3). Tepatnya mahasiswa di Departemen Teknik Geofisika ITS Surabaya. Salam kenal ya, semua! Kalau sudah kenal saya, selanjutnya kita akan kenalan sama yang membuat saya mengisi seminar ini aja ya, S...